Berita

Banjir Bandang di Padang Lawas, Dua Tewas

FaseBerita.ID – Banjir bandang di Desa Hulim, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas), pada Rabu (12/2) malam lalu, tidak hanya menghanyutkan jembatan. Dua pria dinyatakan hilang lalu ditemukan meninggal pasca peristiwa tersebut.

Kedua korban baru diketahui hilang pada Kamis (13/2). Keduanya hingga Kamis siang tak kunjung pulang ke rumah. Selanjutnya, warga bersama-sama melakukan pencarian ke hilir, aliran banjir bandang itu, hingga malam.

Benar saja, warga menemukan satu korban atas nama Idris Hasibuan (28), berkisar satu kilometer dari titik jembatan yang hanyut. “Malam itu juga dikebumikan,” kata Camat Sosopan Paruhuman Harahap kepada Metro Tabagsel, Jumat (14/2).

Pencarian korban lainnya, yang turut melibatkan Pemda Palas, personil Polres Palas, Babinsa dan warga ini pun, dilanjutkan Jumat (14/2) pagi. Hasilnya, sekira pukul 12.00 WIB, korban kedua, Hamid Yusuf Pulungan (23), honor di salahsatu SKPD di Palas, ditemukan sekitar seratus meter dari korban pertama.

Satu unit sepedamotor Jenis Honda Supra X 125 tahun 2011 plat BB 4645 KE, kendaraan yang digunakan kedua korban berboncengan turut dievakuasi. “Siang ini (bada Jumat, red) akan dikebumikan,” ujar Paruhum.

Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, keduanya sedang melihat-lihat banjir yang melanda, persis di Jabetung, sisi sebelah jembatan dari arah Uluaer. Begitu hendak pulang ke Desa Hulim, tanpa sadar keduanya yang sejak awal berboncengan melintasi jembatan yang sudah hanyut. Otomatis keduanya terjun ke lubang jembatan yang sudah hanyut tersebut.

“Dan hanyut dibawa arus banjir itu, tak ada yang mengetahui sejak awal, kira-kira begitulah kronologisnya,” tukas Camat Sosopan ini. (tan)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker