Berita

Bandara FL Tobing Terapkan Protokoler Kesehatan

FaseBerita.ID – Pasca resmi dibubarkannya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 oleh Presiden Republik Indonesia, Bandara Dr Ferdinan Lumban (FL) Tobing Pinangsori di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) tetap menerapkan protokoler kesehatan bagi penumpang.

Hal itu disampaikan Humas Bandara Dr FL Tobing Pinangsori Afdilla Chair Pane kepada wartawan, Kamis (23/7).

“Masih berjalan (Protokoler kesehatan,red),” ujar Afdilla.

Kendati tetap memberlakukan protokoler kesehatan bagi penumpang, Afdilla menyebutkan bahwa kini persyaratan yang harus dipenuhi penumpang telah dipermudah dan tidak sama dengan saat masih belum dibubarkannya Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19.

“Ketika Gugus Tugas itu masih ada, di bandara itukan biasanya banyak syaratnya. Kalau kita masuk daerah Jakarta yang diminta di sana rapid test, terus ditambah dengan SIKM. Nah, sekarang itu sudah tidak sesulit dulu, dulu rapid test itu hanya berlaku 3 hari, sekarang sudah berlaku 14 hari. Hanya itu saja (hasil rapid test,red) yang diminta asal berangkat,” kata Afdilla.

Dia juga menuturkan, kondisi penerbangan di bandara tersebut kini telah menuju kondisi normal.

“Sekarang ini sudah mulai kembali ke normal. Jadi di bandara kita sendiri di Pinangsori, mulai tanggal 1 Agustus nanti, kabar berita dari pihak Air Lines yang kita dapat, kembali masuk seperti biasa dahulu yang normal, pesawat sudah masuk tiap hari, kalau sekarang kan belum, sekarang masih sekali-sekali,” jelasnya.

Sementara untuk grafik penumpang di Bandara Dr FL Tobing, masih kata Afdilla, kini telah mengalami peningkatan sejak persyaratan bagi penumpang telah dipermudah.

“Kalau grafik sudah mulai naik, kalau penumpang ke Jakarta sudah di atas 40 persen. Kalau dari Medan kemari, grafik penumpangnya juga lebih dari 40 persen, cuma waktunya belum tentu juga. Keberangkatan masih tergantung dengan kondisi penumpang, kalau memungkinkan penumpangnya di atas 40 persen pasti berangkat. Kalau di bawah 40 persen bisa dicancel pesawatnya,” jelasnya. (dh)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button