Berita

Bandar dan Kurir 10 Kg Sabu Diganjar 19 Tahun Penjara

ASAHAN, FaseBerita.ID –  PN Kisaran memvonis terdakwa Aliun Mursafi alias Yun dan Usman bin H Adam terdakwa kasus narkotika seberat 10 Kg dengan hukuman kurungan penjara 19 tahun, Rabu (6/11/).

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 19 tahun dan denda sebesar satu miliar rupiah dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan,” demikian petikan hasil pembacaan putusan yang diketuai oleh hakim Ulina Marbun.

Dalam isi petikan tuntutan yang dibacakan hakim ketua, penangkapan keduanya bermula pada tanggal 10 April 2019 lalu Aliun menyuruh Usman dari Aceh untuk mengambil narkotika di Kisaran sebanyak 10 kilogram dengan upah sebesar Rp100 juta.

Usman yang berangkat dari Aceh itu setibanya di Kisaran persis di depan Hotel Megasari, menemui Rianto Hutagaol orang suruhan Alliun yang mengendarai truk dan belakangan ikut dituntut terpisah. Rianto lalu menyerahkan empat buah karung yang diturunkan dari truk lalu seketika petugas dari BNN Pusat melakukan penggeledahan terhadap empat truk tersebut.

Setelah digeledah dan karung satu persatu dibongkar,  didapati 10 buah bungkus plastik teh cina berisikan narkoba berjenis sabu.

Sementara itu, Rianto Hutagaol supir truk yang dituntut terpisah dijatuhi hukuman 13 tahun penjara menyatakan banding dihadapan majelis hakim.  Menanggapi pernyataan itu, Jaksa Penuntut Umum (PU) Kejari Asahan, menyatakan pikir pikir menanggapi banding yang diajukan terdakwa.

Usai persidangan, terdakwa Rianto Hutagaol yang sempat dikonfirmasi wartawan sembari berlalu menuju sel tahanan menyatakan dirinya tak tahu menahu soal barang yang diminta antar dari terdakwa Aliun kepada Usman.

“Saya cuma supir truk pak. Tak tau saya kalau barang itu rupanya narkoba,”ujarnya. (per/rah)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close