Berita

Bacalon Perseorangan Belum Serahkan Mandat Operator Silon ke KPU Simalungun

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Bakal Calon (Balon) Perseorangan Pilkada Simalungun 2020 belum menyerahkan mandat operator sistem Pencalonan (Silon) ke KPU Simalungun.

Bawaslu meminta agar balon perseorangan yang ingin maju di Pilkada 2020 ini segera menyerahkan surat mandat operator untuk memasukkan data dukungan di sistem pencalonan (Silon).

Sebab, proses memasukkan data dukungan di Silon dilakukan sebelum penyerahan syarat minimal dukungan bagi balon perseorangan yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 19-23 Februari 2020.

“Ada beberapa mekanisme yang harus dilakukan balon perseorangan sebelum penyerahan syarat minimal dukungan. Salah satunya mengirimkan surat mandat operator untuk memasukkan data dukungan di Silon,” kata Ketua Bawaslu Simalungun, Choir Nasution, Minggu (12/1/2020).

Choir mengatakan sejauh ini sudah ada bakal pasangan calon perseorangan yang telah mendeklarasikan dan sudah berkonsultasi soal tahapan Pilkada 2020 di KPU.

“Balon perseorangan itu yakni Wagner Damanik. Dan hasil pengawasan dari Bawaslu Simalungun sampai saat ini, Wagner Damanik belum menyerahkan surat mandat ke KPU Simalungun,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Simalungun meminta balon perseorangan Wagner Damanik untuk segera mengirimkan surat mandat operator untuk memasukkan data dukungan di Silon ke KPU.

Sebab, menurutnya, proses memasukkan data dukungan ke Silon juga butuh waktu. Operator harus memasukkan data dukungan satu per satu ke Silon.

Data dukungan yang sudah dimasukkan di Silon ini nanti akan dicocokkan saat proses penyerahan syarat minimal dukungan bagi bakal calon perseorangan.

“Kalau ingin maju lewat jalur perseorangan, harus segera menyerahkan surat mandat operator untuk memasukkan data dukungan di Silon dulu,” sebutnya.

Syarat untuk bisa maju di Pemilihan Bupati Simalungun Tahun 2020, balon perseorangan harus mengumpulkan minimal kurang lebih 48.000 dukungan.

Terkait berita ini, Ketua KPU Simalungun Raja Ahab Damanik saat dikonfirmasi via selulernya, Minggu (12/1/2020) sekira pukul 15.00 WIB, belum bisa dimintai keterangannya. (fe)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close