Berita

Ayo Berdayakan Penggerak PKK

FaseBerita.ID – Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu mengajak semua pimpinan daerah untuk memberdayakan gerakan PKK Desa dengan baik. Hal itu disampaikannya pada acara pelaksanaan Supervisi Desa Binaan Kabupaten Tapsel Tahun 2019, di Aula Sarasi II, lantai 3 Kantor Bupati Tapsel, Sipirok, Rabu (27/3).

“Untuk semua Camat, Kepala Desa dan pimpinan OPD apabila PKK Desa bergerak, sudah pasti menjadi tugas kita untuk mendampingi agar kita semua menjadi penggerak pembangunan,” ungkapnya.

Diharapkan, supervisi bisa melaksanakan pembinaan terhadap semua PKK Desa/Kecamatan di Tapsel, khususnya untuk desa binaan.

Baca: Ketua TP PKK Paluta Jenguk Bayi Penderita Gizi Buruk

“Agar kedepannya bisa menambah bekal kepada semua masyarakat desa binaan dalam melaksanakan fungsi pembangunan, dengan berpedoman kepada 10 program pokok PKK,” jelasnya.

Dikatakan, bahwasanya di Tapsel honor Kepala Desa yang paling besar, maka berterima kasihlah kepada tim penggerak PKK Provinsi Sumut atas kontribusi untuk kemajuan PKK Kab/Kota demi mewujudkan masyarakat Tapsel yang sehat,cerdas dan sejahtera.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PPK Tapsel Syaufia Lina Syahrul menyampaikan, sesuai dengan arahan Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu beberapa waktu lalu bahwa setiap desa yang ikut diperlombakan, diberi anggaran dari Pemerintah sebesar Rp50 juta per desa.

“Dengan demikian kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati atas pengembangan penggerakan PKK di Tapsel yang sudah di tampung di ADD,” sebutnya.

“Saya juga bersyukur, Pemkab Tapsel memiliki pimpinan OPD yang paham betul mengenai kebutuhan PKK, seperti kita tahu pimpinan OPD dan PKK merupakan mitra kerja yang saling bergandengan tangan,” jelasnya.

Baca: Ketua PKK: Mari Berkreasi dan Kreatif

Ditegaskan, ada beberapa desa yang dable kategori dalam lomba desa binaan. Sehingga, tinggal mementukan kategori yang akan dikirim ke Provinsi. “Tidak ada Kecamatan yang tidak memiliki beban tugas. Hari ini dan seterusnya tidak ada alasan, seluruh tim penggerak PKK Desa harus melaksanakan gerakan PKK di desanya dengan 10 programnya,” sebutnya.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) M Yusuf menjelaskan, maksud dari kegiatan desa binaan adalah agar mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat, mewujudkan kemendirian dan kesejahteraan masyarakat yang berbasis kepada optimalisasi sumber daya masyarakat, khususnya kaum perempuan yang mengelola potensi sumber daya alam di desa masing-masing.

Dan, dalam pelaksanaan kegiatan supervisi ini ada 10 kategori desa binaan. Kategori desa binaan Hatinya PKK, Tertib Administrasi, UP2K PKK, Pola asuh anak dan remaja, Iva Test, HKG PKK, KB Kesq, Posyandu, Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), PTP2WKSS. (ran)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button