Berita

Ayah dan Kakak Diancam dengan Golok, Anak Bungsu di Tahan Polisi

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Seorang pemuda di Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Pancuran Gerobak, Sibolga Kota, tega mengancam keluarganya sendiri menggunakan golok. Adalah RRAS alias B (24) yang kini sudah ditahan usai mengancam ayah kandung dan kakaknya sendiri.

Menurut keterangan Mikael Sinaga (55) ayah dari pemuda tersebut kepada penyidik, kejadian bermula saat pelaku bangun tidur, Rabu (5/2) lalu sekira pukul 14.00 WIB. Tiba-tiba B marah-marah karena melihat pakaiannya yang sebelumnya berada di ember sudah tidak ada lagi. Dengan emosi, pelaku langsung melempar sebuah cawan kaca ke arah Susi Sri Rezeki Sinaga yang tak lain adalah kakak kandungnya.

“Dia bangun, dilihatnya bajunya sudah gak ada lagi di ember. Dia marah dan melempar cawan ke kakaknya,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Sabtu (8/2) lalu.

Tak sampai di situ, pria yang tidak punya pekerjaan tetap tersebut belum puas dengan melemparkan cawan kaca pada kakaknya, dia juga mengejarnya dengan sebuah parang atau golok. “Dikejarnya kakaknya dengan parang bergagang kayu,” ungkapnya.

Melihat kejadian tersebut, masih kata Sormin menjelaskan keterangan Mikael kepada penyidik, sang ayah kemudian menghampiri anak bungsunya tersebut. Mikael berusaha menenangkan pelaku dari amarahnya. Namun, bukannya mengindahkan omongan ayahnya, pelaku malah melempakan golok tersebut ke arah ayahnya.

“Gak usah ikut campur bapak, kata pelaku sambil melemparkan golok yang ada di tangannya ke arah orangtuanya itu,” terang Sormin.

Tak keluarganya diancam menggunakan golok dan khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, Mikael pun membawa persoalan itu ke pihak yang berwajib.

Setelah menerima laporan Mikael, sekira pukul 19.00 WIB, pelaku berhasil ditangkap. Kepada penyidik, pelaku membenarkan kejadian tersebut. Dia mengancam kakak dan ayah kandungnya hanya karena pakaian.

“Menurut keterangannya, dia bangun dari tidurnya dan melihat bajunya tidak ada lagi. Sehingga, dia menanyakannya kepada ayah kandungnya. Kemudian dia memanggil kakaknya sambil membawa baju. Dan baju itu kembali dilemparkan lagi pada kakaknya dan mengancam mau memukulnya. Karena itu, kakaknya lari. Lalu, tersangka balik ke rumah dan menendang pintu kamar dan mengambil sebilah parang dari dalam lemari. Ayah kandungnya keluar dari rumah, lalu pergi naik sepedamotor. Tersangka lalu melemarkan golok itu kepada ayah kandungnya. Lalu, ayah kandungnya mengambil golok tersebut,” kata Sormin menjelaskan keterangan pelaku.

Dari data kepolisian, pria yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut ternyata seorang residivis. Dia pernah ditahan dua kali di Lapas Tukka dalam kasus pencurian, yakni pada tahun 2014 dan tahun 2017.

Kini, tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga dan di kenakan pasal 335 ayat 1 dan 2 dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun. (ts)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close