Berita

Asahan Siaga Corona, Dinkes Bentuk Pos dan Tim Pelayanan Khusus

FaseBerita.ID – Pemerintah Kabupaten Asahan tetap mengantisipasi keberadaan virus Corona (Covid 19) yang belakangan sudah muncul kasusnya di Indonesia. Upaya antisipasi itu, dengan tim pelayanan khusus mana kala ada penemuan kasus itu di Asahan ditambah dengan tim pantau perbatasan dengan laut.

Pendirian pos kesiapsiagaan virus Corona (covid 19) berada di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan. Dan saat ini sudah terbentuk 3 tim khusus yang bertugas memantau wilayah pesisir Kabupaten Asahan.

“Kebijakan yang dilakukan dinkes tetap melakukan koordinasi dengan Provinsi Sumut dan pihak kesehatan pelabuhan,” kata Plt Dinkes Asahan, Jhon Hardi Nasution melalui Kabid Pengendalian Pemberantasan Penyakit, Saprin Sanja Hutahean, Kamis (5/3).

Selain itu, Saprin menjelaskan Dinkes Asahan sudah menyiap siagakan 2 unit mobil ambulans untuk para terduga korban manakala bila kasus ini ada di Asahan. Sejauh ini, ada lima rumah sakit sebagai rujukan yakni RS Adam Malik, RS Pematangsiantar, RS Kabanjahe, RS Sidimpuan dan RS Tarutung.

“Bila ada diduga korban, Dinkes Asahan akan langsung rujuk kesalah satu RS tersebut.  Karena pasien yang diduga terkena virus tidak boleh terlalu lama singgah,” ungkap Saprin.

Saprin juga menyebutkan pihaknya akan melakukan rapat kesiapan covid 19 dengan instansi terkait yang bertujuan untuk mengantisipasi virus itu masuk di Asahan. “Kita akan terus berkoordinasi dan mensosilisasi,” sebut Saprin.

Sebelumnya, penanganan Virus Corona di Provinsi Sumatera Utara, sudah dimulai sejak keluarnya Surat Edaran Gubernur Sumut pada 10 Januari. Langkah-langkah antisipasi dan koordinasi pun telah dilakukan setelah muncul kasus 2 WNI terkena virus Corona atau Covid 19 awal pekan lalu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Asahan, Rahmad Hidayat Siregar menghimbau masyarakat Asahan tidak perlu panik dengan menimbun sembako dan masker apalagi tujuannya untuk menguntungkan diri sendiri.

“Tetap tenang, tidak perlu ada yang perlu terlalu dikhawatirkan. Pemerintah kita sudah memikirkan langkah terbaik untuk mengantisipasi hal ini,” ujarnya. (per/rah)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button