Berita

Arogan, Warga Bakal Lengserkan Pangulu

Proyek Desa Jadi 'Jatah' Pemborong

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Beberapa masyarakat Nagori Pematang Silampuyang, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun menyayangkan kebijakan Pangulu (kepala desa, red) yang tidak transparan dan tertutup kepada masyarakat terkait penggunaan anggaran Dana Desa. Masyarakat merasa dibodohi.

Menurut warga, selain arogan, pangulu juga tidak melibatkan masyarakat setempat dalam pengerjaan proyek di desa itu. Bahkan, pangulu memberikan pekerjaan tersebut kepada pemborong.

“Kami sangat kecewa atas tindakan pangulu kami itu. Salah satu contoh, pembangunan rabat beton, pekerjaan parit pasangan, pekerjaan parit pasangan type TPT, pekerjaan tembok kantiliver dan pekerjaan blok kosong yang berlokasi di Huta 1 Ladang Kongsi. Yang memakan anggaran sebesar Rp169 juta dan dikerjakan pemborong. Yang bekerja hanya 4 orang. Satu tukang dan tiga kernet. Kami selaku masyarakat sekitar tidak dilibatkan sama sekali,” ungkap salahseorang pria, selaku perwakilan warga.

Pria itu mengatakan, warga sudah pernah mempertanyakan masalah ini langsung kepada pangulu. Namun, pangulu tidak peduli.

“Saya pribadi sudah mempertanyakan ini. Saya dicueki. Kami sudah sepakat akan melakukan aksi demo kepada pangulu dengan cara mengumpulkan tanda tangan masyarakat yang setuju kalau panguu diganti. Sebab, menurut kami programnya tidak ada yang pro rakyat,” tegasnya.

Saat ditanyakan apakah perangkat desa sudah pernah menyampaikan hal ini kepada pangulu, masyarakat mengatakan kalau perangkat desa tidak ada yang berani ngomong karena takut dipecat pangulu.

“Perangkat desa saja tidak berani ngomong. Takut diganti. Karena suka-suka pangulunya mengganti kalau ada yang memprotes kebijakannya. Dia (pangulu) akan mencari kesalahan perangkat desanya, lalu memecatnya. Jadi kami masyarakat sudah rapat kalau bisa sebelum lebaran Pangulu harus diganti. Kami sudah tidak tahan lagi dengan kesewenangan dia,” tegasnya.

Sayang, ketika masalah ini hendak ditanyakan kepada Pangulu  Nagori Pematang Silampuyang Girman Saragih, di kantornya, belum berhasil. Menurut salahseorang pegawai di kantor pangulu, yang bersangkutan sedang tidak berada di kantor.

“Dari tadi bapak (Girman Saragih, red) itu pergi ke lapangan dan belum kembali ke kantor. Kami tidak tau jam berapa dia kembali,” ujar pegawai itu.

Dihubungi melalui telepon selulernya, pangulu juga tidak mau mengangkat meski sudah beberapa kali dihubungi. (Mag 04)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close