Berita

Antusias Warga Tapteng Saksikan Gerhana Matahari Cincin

TAPTENG, FaseBerita.ID – Fenomena gerhana matahari cincin menarik perhatian masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah. Kamis (26/12) siang, warga terlihat ramai melongok ke langit dan menyaksikan fenomena langka itu. Tak hanya di tempat-tempat khusus, banyak juga warga yang menyaksikan gerhana dari kediaman masing-masing.

Salah satu lokasi yang ramai dijadikan tempat menyaksikan gerhana itu adalah Pantai Indah Pandan (PIP) di Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah. Sekira pukul 12.04 WIB kemarin, pengunjung pantai ramai-ramai menyaksikan gerhana. Ada yang mengabadikan fenomena alam itu menggunakan kamera HP, bahkan ada yang menggunakan teleskop khusus.

Seperti diketahui, pada gerhana matahari cincin kemarin, bulan terlihat menutupi bagian tengah matahari, sehingga menyisakan bentuk cincin api di sekeliling bayangan bulan. Gerhana ini berbeda dengan gerhana matahari total dimana matahari tertutup total oleh bayangan bulan.

Gerhana matahari ini terjadi ketika bulan berada tidak tepat di tengah-tengah garis antara matahari dan bumi, sehingga hanya menutupi sebagian matahari.

Berdasarkan keterangan BMKG, Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah termasuk daerah yang dilintasi Gerhana Matahari Cincin (GMC) dari 25 kota dan kabupaten di Indonesia.

Tak ketinggalan, para pegawai Dinas Kominfo Tapanuli Tengah juga tampak berada Pantai Indah Pandan. Mereka juga mengabadikan momen tersebut dengan cara mengambil foto menggunakan kamera.

Tak ketinggalan, puluhan warga yang berada itu juga turut menyaksikan fenomena alam yang sangat langka tersebut.

Bahkan, ada yang sengaja datang ke Pantai Pandan karena ingin mengabadikan momen gerhana matahari cincin ini. Seperti diakui salah seorang pengunjung bernama Haris Sikumbang, warga Kota Medan. Menurutnya, tujuan datang ke Tapanuli Tengah memang khusus menyaksikan gerhana dari pantai.

“Saya memang sengaja datang dari Medan mau melihat gerhana matahari cincin di sini. Apalagi hari ini gerhana memang melintas dari sini. Sehingga membuat pantai ini terlihat sangat indah,” ujar Haris.

Dia mengungkapkan, sehari sebelum gerhana itu terjadi ia sudah berada di Tapanuli Tengah untuk mempersiapkan segala sesuatunya. “Memang khusus datang menyaksikan keindahan Pantai Pandan ini kala dilintasi GMC bang,” tukasnya.

Ia berharap pantai-pantai yang berada di Kabupaten Tapanuli Tengah dapat dirawat masyarakat dan tidak ada aksi perusakan.

Dari tempat berbeda, Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Erida Wati bersama masyarakat juga menyaksikan gerhana matahari cincin di pantai via Hotel Pandan.

Disebutkan, pada pukul 10.13 WIB telah terjadi kontak pertama dimana posisi kontak sudah menyentuh matahari. Pada pukul 12.04 WIB, puncak gerhana matahari cincin dengan posisi 98,3 dan pada pukul 14.06 WIB kontak ketiga kembali terjadi dimana posisi cincin akan lepas dari matahari. (tam)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button