Berita

Anton-Rospita Mendaftar ke KPU Simalungun

FaseBerita.ID – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Simalungun H Anton Achmad Saragih dan Rospita Sitorus, mendaftar ke KPU, Jumat (4/9).

Pasangan Anton-Rospita tiba di Kantor KPU di Raya, pada pukul 15.20 WIB.

Keduanya tampak didampingi pimpinan partai pendukung, yakni Ketua PDIP Simalungun Samrin Girsang, Ketua Nasden Simalungun Idamasta Saragih dan Bernhard Damanik, dan Burhanuddin Sinaga dan Ilham Lubis.

Setibanya di kantor KPU, pasangan yang memakai jargon HARUS Menang ini disambut Ketua KPU Simalungun dan jajarannya langsung mengisi buku daftar tamu.

Dalam sambutannya Ketua KPU Simalungun Raja Ahab Damanik, menerima berkas pendaftaran pasangan Anton-Rospita.

Berkas ini nantinya akan diperiksa keabsahannya secara keseluruhan. Dan, akan dilanjutkan dengan tahapan berikutnya.

“Kami menerima dokumen pendaftaran dan akan memeriksa serta meneliti seluruh dokumen,” katanya.

Pasangan Anton-Rospita kemudian memeriksa kelengkapan berkas dokumen pendaftaran. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan berkas dokumen pendaftaran.

Selama proses pendaftaran, pihak KPU Simalungun tetap mematuhi protokoler kesehatan, guna mengantipasi penyebaran virus corona. Mulai dari cuci tangan, penyemprotan disinfektan dan pemakaian handsanitizer.

Rospita Tiga Periode Anggota DPRD Simalungun

Nama Rospita Sitorus menjadi ramai diperbincangkan di tengah masyarakat. Sosok yang telah hampir tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Simalungun itu menjadi buah bibir karena keputusannya mendampingi Anton Saragih di Pilkada Simalungun yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang.

Banyak yang kaget manakala Rospita memutuskan untuk mau mendampingi sosok Anton Saragih dalam Pilkada 2020 di Kabupaten Simalungun.

Itu lantaran dua periode hingga menjalani periode ke tiga sebagai anggota DPRD Kabupaten Simalungun, perempuan yang dikenal dulunya aktivis sosial dan akademisi itu selalu bersuara lantang, kritis dan cenderung oposan dalam mengawal setiap kebijakan dan gerakan yang dilakukan JR Saragih, Bupati Simalungun dua periode yang juga adik kandung Anton Saragih.

Keputusan untuk mengatakan ya, sebetulnya juga tidak mudah dilakukan olehnya. Dia sadar, betapa selama ini dirinya berdiri di posisi yang selalu berhadap-hadapan dengan Bupati JR Saragih, dan itu dia lakukan sebagai bagian tugas anggota dewan, tugas konstitusional yang dia emban.

Sadar dirinya sudah dihitung para kandidat untuk ikut bertarung dalam Pilkada 2020, Rospita kemudian berkontemplasi, selain pula melakukan diskusi dengan keluarga terutama sang suami, seorang ASN bernama Raja Sianipar.

Rospita, wanita kelahiran Bah Butong, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun pada 15 April 1963, memiliki alasan mendasar mengapa dia akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran bergandengan dengan Anton Saragih.

Di luar perhitungan politik, aktualisasinya di DPRD sepertinya sudah mengalami kemandekan dan rintangan. Sebab dia sudah pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD periode 2014-2019 lalu. Ketika dia kemudian hanya anggota biasa di Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Simalungun, dia merasa tak memiliki lagi sesuatu yang membuatnya ‘berkeringat’. (leo/int)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button