Berita

Antisipasi Virus Corona di Perbatasan Siantar: Sopir dan Penumpang Wajib Diperiksa

FaseBerita.ID – Seluruh kendaraan umum wajib berhenti di pintu masuk Kota Pematangsiantar. Pengemudi dan penumpang akan diperiksa kondisi kesehatannya.

Kebijakan ini diambil Pemko Siantar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai salah satu langkah untuk memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 ata Covid-19. Selanjutnya, kendaraan akan disemprot menggunakan cairan disinfektan.

Untuk memastikan kesiapan posko dan petugas, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Siantar Kusdianto didampingi Staf Ahli Pardamean Silaen, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Midian Sianturi, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Mardiana, dan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Esron Sinaga meninjau langsung pos wilayah perbatasan di Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, yang merupakan pintu masuk dari Kota Medan, Selasa (7/4/2020) pagi.

Dalam kesempatan itu, Kusdianto mengatakan, posko dibentuk bertujuan mengurangi dampak penyebaran Covid-19 melalui penumpang bus atau kendaraan umum lainnya.

“Covid-19 tidak bisa disepelekan karena sudah menjadi masalah bersama. Sebab penyebarannya sudah sangat luas. Untuk itu semua pihak diharapkan saling berkoordinasi dan berkomunikasi. Karena Covid-19 yang kita hadapi adalah yang tidak kelihatan, jadi kita selalu waspada dan selalu menjaga kebersihan, serta senantiasa gunakanlah masker,” terangnya.

Kadishub Pematangsiantar Esron Sinaga menambahkan, seluruh penumpang kendaraan umum, baik bus maupun angkutan travel diperiksa dan didata supaya bisa diketahui kondisi kesehatannya.

“Petugas yang berjaga di posko akan mendata serta memeriksa kondisi kesehatan pengemudi dan penumpang kendaraan umum. Selanjutnya kendaraan akan disemprot menggunakan cairan disinfektan,” terangnya. (Mag 04)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button