Berita

Antisipasi Covid 19, Walikota Intruksikan Sibolga Expo Ditunda

FaseBerita.ID – Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk menginstruksikan agar pelaksanaan Sibolga Expo sekaitan Hari Jadi ke-320 Sibolga ditunda pelaksanaannya. Hal ini guna mengantisipasi penyebaran virus corona yang belakangan semakin meluas.

“Baru saja saya memimpin rapat bersama Sekda, pimpinan OPD dan hasilnya disepakati bahwa kegiatan Sibolga Expo 2020 sekaitan Hari Jadi Sibolga (HJS) ke 320 yang seyogianya diselenggarakan tanggal 25 Maret hingga 31 Maret mendatang ditunda pelaksanaannya,” kata Syarfi kepada New Tapanuli, Senin (16/3).

Menurut Syarfi, hal itu mengingat semakin maraknya penyebaran virus Corona (Covid-19) di Indonesia.

“Sehingga sesuai dengan prosedurnya, salah satunya yakni menghindari atau mengurangi pertemuan bersifat massal atau mengumpulkan banyak orang. Bahkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi juga sudah mengeluarkan keputusan untuk menunda pelaksanaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) sampai waktu yang tidak dapat ditentukan,” ujarnya.

Selain pelaksaan Sibolga Expo, sambungnya, pelaksanaan kegiatan lainnya, semisal sidang paripurna hari jadi, karnaval, hiburan rakyat dan kegiatan lainnya yang bersifat mengumpulkan massa dalam jumlah banyak, juga ditunda pelaksanaannya.

“Termasuk juga kegiatan Isra Mi’raj yang sudah dijadwalkan kegiatannya, ditunda pelaksanaannya sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Apakah termasuk juga pelaksanaan Paskah Oikumene Kota Sibolga, nanti kita lihat atau menunggu instruksi dari pemerintah pusat,” tukasnya.

Walaupun hingga hari ini belum ada di Sibolga yang suspect corona, lanjutnya, semua pihak harus mengantisipasi secara matang untuk pencegahan dan memutus rantai penyebaran corona. ‘Untuk itu, Saya minta seluruh jajaran saya dan seluruh stake holder yang ada untuk mensosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat Kota Sibolga. Saya juga meminta warga Kota Sibolga untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, apalagi itu berupa aktifitas yang tidak begitu penting,” tandas Syarfi.

Sebelumnya, hadir dalam rapat khusus itu Sekda Kota Sibolga M Yusuf Batubara, Asisten I Joshua Hutapea, Asisten II Hendra Darmalius, Ketua Panitia HJS ke 320 Yahya Hutabarat, Kepala BKD Amarullah Gultom, Kadis Kesehatan Firmansyah Hulu, Kadis Perindag Agung Mariani Barus, Kadis Kominfo Binner Lumban Gaol, Kadis Satpol PP dan Damkar Singkat Sijabat, Kadis Perhubungan Marajahan Sitorus, Direktur RS dr FLTobing dr Hotma Nauli Hutagalung dan Sekretaris Panitia HJS Ahmad Yani Nasution.

Empat Warga Positif Corona Hoaks

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sibolga Firmansyah Hulu melalui Kabid P2P Sri Wahyuni menegaskan, hingga saat ini ke empat warga Kota Sibolga yang diisukan positif tekena virus corona dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan apapun terkait kesehatan mereka. “Hal ini menyusul merebaknya informasi di media sosial yang menyebutkan ada empat warga Sibolga yang baru pulang dari Malaysia positif terkena virus corona. Dan kita sudah menemui mereka, kondisi mereka dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan apapun,” kata Sri Wahyuni.

Dari keterangan keempat warga itu, lanjutnya, mereka berangkat dari Bandara Silangit tertanggal 4 Maret 2020 pada pukul 11.34 WIB dan tiba di Bandara Kuala Lumpur pada pukul 14.30 waktu setempat. “Adapun lokasi yang mereka kunjungi adalah Batu Cave dan KLLC. Namun di media sosial tiba-tiba muncul informasi kalau keempat warga ini positif terkena virus corona,” jelasnya.

Begitupun, katanya lagi, pihaknya sudah menyampaikan kepada keempat warga itu untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, termasuk juga kepada warga Kota Sibolga untuk mengurangi aktifitas di luar rumah. “Jikalau tidak begitu penting urusannya harus keluar rumah, warga kami minta untuk berada di rumah saja,” katanya. (rb)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button