Berita

Anindya, Balita Stunting dan Alami Kebutaan Sejak Lahir

FaseBerita.ID – Anindya Syafira, balita perempuan berusia 2 tahun hanya bisa bermain di pangkuan ibunya. Berat badannya juga tak seperti balita normal kebanyakan. Sejak lahir dia mengalami kebutaan, yang diduga mulanya berasal dari virus pada bayi.

“Anak saya ini mengalami kebutaan katanya akibat terkena virus waktu bayi. Perkembangan tubuhnya sangat lambat, diusianya yang sudah dua tahun ia belum bisa jalan, kecuali hanya ngesot atau merangkak,” kata Novi Natalia yang didampingi suaminya Sri Armansyah di kediaman mereka, Desa Sei Piring, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Rabu (11/12).

Menurut Novi anaknya tersebut sudah pernah dibawa ke rumah sakit di  Aek Kanopan, keterangan dokter rumah sakit anaknya tersebut mengalami kebutaan dusebabkan katarak. Namun mata Adindya belum bisa dioperasi karena masih bayi menunggu dia sudah besar.

Adindya terdaftar menjadi peserta BPJS sejak Februari lalu (tahun 2019). Namun dia tidak bisa dibawa berobat oleh orangtuanya karena ayahnya belum bisa cuti dari pekerjaan. Saat ini balita malang itu hanya mengkonsumsi susu (bukan ASI).

Selain mengalami kebutaan kata Novi,  anak bungsu dari tiga bersaudara itu kondisinya saat ini sangat lemah. Saat ini saja berat badan anaknya itu hanya 7 Kilogram.

Sekretaris Daerah Asahan, Taufik Zainal Abidin bersama Direktur RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran, dr Hari Sapna yang mengetahui kabar tersebut langsung melihat kondisi keluarga ini. Ia langsung memerintahkan jajarannya membantu segala urusan administrasi bayi balita Anindya untuk diperiksa kesehatannya.

“Hari ini langsung dibawa naik ambulan untuk dirujuk ke rumah sakit umum daerah supaya diketahui dulu bagaimana perkembangannya,” kata Sekda. (per/rah)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button