Berita

Angkot Berhenti Mendadak, Pengendara Kreta Luka-luka

FaseBerita.ID – Naas bagi TS Manurung (50), pengendara sepedamotor Astrea Prima BK 5803 TK. Warga Kalan Ksatria, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur ini terpaksa dilarikan ke rumah sakit Vinta Insani usai bertabrakan dengan angkutan kota.

Sebelumnya, sepedamotor yang dikendarainya menabrak bagian belakang Angkutan kota (angkot) CV Sinar Beringin BK 1462 WS, Minggu (29/3) pagi sekira pukul 11.00 WIB, tepatnya di Jalan Medan Km 8, Kelurahan Tampun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, tepatnya di depan gudang Indomaret. TS Manurung mengalami luka pada bagian kelopak matanya.

Sementara itu Laka lantas itu sedang ditangani oleh Sat Lantas Polres Siantar.

Informasi dihimpun wartawan, sopir Angkot Sinar Beringin itu bernama Muliadi (34) warga Jalan Medan Simpang Tapioka, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, tidak mengalami luka sama sekali.

Sewaktu kejadian berlangsung, warga di lokasi sempat membantu korban untuk dibawa ke rumah sakit. Dengan menggunakan angkot milik Muliadi. Bahkan, saat ini kereta milik korban masih berada dirumah warga setempat.

“Kami yang dengar suara keras, langsung lihat kejalan. Ternyata tabrakan, muka korbannya berdarah dan luka-luka. Sempat tadi kulihat angkot itu kencang, baru berhenti mendadak. Makannya ditabrak bapak itu (korban-red),” kata Rian, warga yang melihat kejadian itu.

Karena rumah Rian tak jauh dari TKP, sehingga dia melihat dengan jelas peristiwa itu.

Rian menambahkan, pasca kejadian, sopir angkot sempat enggan menolong korban.

“Karena kami paksa tadi sopir itu, harus tanggung jawab, terus dibawa sopir itulah korban ke RS Vita Insani,” tambahnya.

Terpisah, salah seorang warga yang tak mau disebut namanya oleh wartawan, menyebut sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas, pengendara sepedamotor datang dari arah Siantar menuju Medan.

“Begitupun pula dengan Angkot Sinar Beringin datang beriringan dengan korban. Sementara itu, Angkutan Sinar Beringin yang berhenti mendadak tanpa membuat tanda-tanda berhenti kendaraan, sehingga korban tidak bisa mengelak diri lagi dan menambrak bagian belakang Angkutan Kota itu,” tutupnya.

Pantauan awak media ini di Rs Vita Insani, korban tampak masih di rawat di ruang IGD. Sedangkan keluarga korban belum ada datang. Tak berapa lama, Personil Sat Lantas Polres Siantar tiba di RS Vita Insani.

Selanjutnya, Personil menemui sopir Sinar Beringin sembari meminta perlihatkan SIM dan STNK. Untuk kemudian di data.

“Asyik kelen-kelen saja yang buat masalah di jalan ya,” kata personil Unit laka di Rs Vita Insani ke Sopir Angkot. (Mag-03)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button