Berita

Anggota Polisi Cianjur Dibacok Geng Motor

FaseBerita.ID – Seorang anggota Polisi yang bertugas di Satsabhara Polres Cianjur Briptu M Nouval Arief menjadi korban pembacokan geng motor saat pengamanan HUT ke-75 RI pada Minggu (16/8/2020) sekira pukul 19.00 WIB.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochammad Rifai menyatakan, pembacokan terhadap anak buahnya terjadi saat korban tengah melaksanakan tugas pengamanan malam HUT ke-75 RI, tepatnya di sekitar pos polisi Bundaran Tugu Lampu Gentur, Cianjur Kota.

“Jadi, korban ini sedang pengamanan, pelaku pembacokan diduga ini geng motor. Luka kena kepala belakang,” ungkapnya kepada PojokSatu.id di RSUD Cianjur.

Saat ini, korban tengah mendapatkan perawatan medis dan dalam kondisi cukup stabil. “Ada kena jahitan sekitar 10 sentimeter yah. Ini lagi dirawat dulu untuk penanganan medis,” terangnya. Sebelumnya, salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya menceritakan, saat itu kondisi di sekitar pusat kota Cianjur itu tengah padat dan macet.

Selanjutnya, ratusan anggota diduga geng motor melakukan konvoi di Jalan Dr Muwardi (Bypass) mengarah ke Jalan KH Abdullah bin Nuh. “Ada ratusan motornya bawa bendera macem-macem besar ukurannya. Itu sambil teriak-teriak gedor-gedor mobil. Kan lagi macet,” beber saksi tersebut. Melihat hal itu, polisi yang berjaga langsung menghalau geng motor tersebut. Hal itu membuat konvoi kocar-kacir melarikan diri.

“Langsung buyar konvoinya lari kemana-mana. Terus ada polisi yang mengejar,” ungkapnya.

Saat itulah, salah seorang polisi yang melakukan pengejaran, dibacok hingga mengalami luka parah di bagian kepala belakangnya. “Setahu saya tadi ada satu polisi yang kena bacok. Kena kepala belakang,” kata dia. Saat ini, anggota polisi tersebut sudah dilarikan ke RSUD Cianjur untuk mendapatkan perawatan medis. Kabarnya, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah anggota geng motor dan melakukan pengejaran.

Geng Motor Membuat Keonaran

Kapolres Cianjur, AKBP Mochammad Rifai mengungkapkan bahwa korban adalah Briptu M Nouval Arief, anggota Satsabhara Polres Cianjur. Sedangkan, pelakunya adalah geng motor dan saat ini masih dalam pengejaran polisi. Kapolres menyatakan, saat itu korban bersama anggota polisi lainnya tengah melaksanakan pengamanan malam peringatan HUT RI ke-73 di sekitar pos polisi Bundaran Tugu Lampu Gentur, Cianjur Kota.

“Kemudian datang gerombolan motor dari arah Jalan Dr Muwardi (Bypass) mendekati pos TMC,” ujar Rifai kepada Pojoksatu.id, di RSUD Cianjur. Gerombolan motor yang berjumlah ratusan itu membuat keonaran dengan berteriak-teriak. Sementara, kondisi lalu lintas tengah macet. “Anggota akhirnya menghampiri, mendatangi. Gerombolan ini pada lari. Lalu dikejar sama anggota di lokasi,” ungkapnya.

Korban, lanjut Rifai, mengejar gerombolan melarikan diri yang membalik arah. Saat itulah, korban mendapatkan perlawanan. “Dibacok, TKP-nya dekat pos TMC. Kena kepala bagian belakang,” tutur dia.

Saat ini, korban sendiri tengah mendapatkan perawatan medis di RSUD Cianjur dan dalam kondisi cukup stabil.

“Ada kena jahitan sekitar 10 sentimeter yah. Ini lagi dirawat dulu untuk penanganan medis,” terangnya. Sementara, pihaknya sudah mengamankan sembilan terduga pelaku. Diduga, salah satu di antaranya adalah pelaku pembacokan. “Tetapi kami masih penyelidikan dulu. Belum lah, nanti kalau sudah pasti kami kabari lagi,” ungkapnya. Sampai saat ini, polisi juga masih melakukan pengejaran kepada gerombolan geng motor lainnya. “Kami kejar, kan bikin rusuh,” ujarnya. Ditanya apakah akan ada tindakan tegas kepada geng motor yang meresahkan itu, Rifai tak memberikan jawaban pasti. Hanya saja, jika memang sudah meresahkan masyarakat dan membahayakan anggota, pihaknya tidak akan segan-segan bertindak tegas.

“Kalau sudah meresahkan masyarakat, membahayakan anggota, dikasi tahu gak bisa, ya ditindak tegas (tembak di tempat),” tegasnya. BACA JUGA: Pengakuan Bocah yang Pergoki Pelaku Pembunuhan di Kayuringin “Kami gak akan ragu kalau memang sudah meresahkan gitu,” tandas Kapolres. (ruh/pojoksatu)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button