Berita

Anggota DPRD Sumut Tinjau Lokasi Banjir di Barus

Fokus Perbaiki Jalan dan Benahi Pendidikan

TAPTENG, FaseBerita.ID – Anggota DPRD Sumatera Utara meninjau lokasi banjir di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (6/2) lalu. Wakil Ketua DPRD Sumut, Rahmansyah Sibarani juga turut dalam kegiatan itu.

Peninjauan anggota DPRD Sumut dari Komisi E itu dilakukan di empat lokasi yang berbeda. Yakni, posko pelayanan masyarakat dan infrastruktur yang rusak terdampak banjir.

Kunjungan pertama dimulai di posko pelayanan Disdukcapil Tapteng. Di sana, mereka memastikan bahwa pelayanan terhadap masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Kita melayani pembuatan KTP dan KK masyarakat yang rusak dan hilang akibat terdampak banjir, semuanya kita berikan secara gratis,” kata Kadis Disdukcapil Tapteng, Ermas Syarin Lubis.

Beranjak dari posko pelayanan Disdukcapil Tapteng, kemudian sejumlah anggota DPRD Sumut berlanjut ke posko pelayanan kesehatan masyarakat di Puskemas Barus.

Ketua Komisi E DPRD Sumut Dimas Tri Adji mengaku prihatin atas musibah yang dialami masyarakat Tapteng. Pihaknya pun berjanji akan menyampaikan persoalan yang dialami korban banjir ke Pemprov Sumut.

“Kami juga sangat mengapresiasi aksi cepat tanggap yang dilakukan Pemkab Tapteng kepada masyarakat. Melakukan koordinasi langsung dengan Provsu atas penanganan banjir dan longsor,” katanya.

Dimas mengungkapkan, banjir bandang yang terjadi di Barus menimbulkan berbagai persoalan yang dialami warga. Melihat kondisi itu, untuk menyelesaikan persoalan yang dialami masyarakat sangat dibutuhkan kerjasama yang baik dengan berbagai pihak. Termasuk dari anggota DPRD Sumut Komisi D.

“Persoalan jembatan dan jalan itu ada di Komisi D. Kedepannya kita akan lakukan rapat bagaimana koordinasinya dengan OPD yang menjadi mitra kita,”kata Dimas.

Dalam kunjungan itu, persoalan yang ditimbulkan akibat banjir bandang tidak hanya berfokus pada perbaikan jalan jembatan saja. Dia mengaku, persoalan pendidikan juga tidak terlepas dari perhatian komisi E.

“Sekolah yang rusak, kami akan menangani kebutuhan nya apa. Contoh tadi ada kami lihat persoalan yang sangat urgent, ada tadi peralatan perangkat keras UNBK. Nah, kalau tidak bisa ditanggulangi disini, kami akan bawa persoalan itu ke pihak Dinas Pendidikan Provsu,” ucapnya.

Diketahui, Komisi E adalah komisi yang membidangi kesejahteraan masyarakat. Pasca banjir bandang, banyak masyarakat membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah. (dh)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button