Berita

Anggota DPRD Simalungun Menangis Terharu di Rapat Paripurna Terakhir

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Dari 50 Anggota DPRD Simalungun periode tahun 2014-2019, hanya 22 orang yang terpilih kembali untuk periode 2019-2024.

Rapat paripurna pengesahan APBD tahun 2020, Jumat (20/9/2019) menjadi momen mengharukan bagi para anggota DPRD.

Kata-kata perpisahan dan permintaan maaf disampaikan bersama pendapat akhir fraksi yang disampaikan melalui juru bicara.

Salah satunya, Juru Bicara (Jubir) Fraksi Partai Gerindra, Blanton Hamongan Sinaga menangis usai menyampaikan pendapat akhir fraksinya.

Suasana ruang rapat paripurna berlangsung haru dan semua mata tertuju kepada Blanton Sinaga yang berbicara dengan terbata-bata.

“Ini di luar teks. Selama 5 tahun kita bersama di sini, mungkin banyak kekurangan saya kepada Sekwan dan jajarannya, Bupati dan jajarannya, staff ahli, terutama rekan-rekan DPRD Kabupaten Simalungun terkhusus kepada pimpinan DPRD pak Johalim Purba,” ujarnya sambil menetaskan air matanya.

Blanton Sinaga menerangkan, dirinya terharu menangis lantaran Johalim Purba adalah pimpinan DPRD yang menopang seluruh tuntutan anggotanya bahkan Ia mengaku pernah kasar kepada Johalim.

“Dalam 5 tahun ini saya pernah terlalu banyak tuntutan sama dia akhirnya saya kasar itu yang saya sadari bahwasanya saya banyak kesalahan dengan pak Johalim makanya saya minta maaf di ruangan terbuka ini,” ujarnya.

Hal senada juga diutarakan Jubir Fraksi Partai PDI Perjuangan DPRD Simalungun, Abu Sofyan Siregar dengan suara terbaru-bata mohon pamit dan mohon maaf kepada anggota dewan atas kesalahan yang ia perbuat selama bertugas di Lembaga DPRD itu.

Ketua DPRD Simalungun, Johalim Purba juga berakhir masa tugasnya mengutarakan panjang lebar tentang kisahnya selama 5 tahun memimpin DPRD Simalungun dan mengatakan, tanpa terasa 5 tahun mengemban tugas Ketua DPRD banyak suka dan duka telah dihadapi. Namun ia menilai perbedaan pendapat adalah merupakan dinamika dan kekuatan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Saya secara pribadi mohon maaf kepada kawan-kawan secara khusus kepada anggota DPRD yang baru satu periode, sebab kawan-kawan sebenarnya tidak mengerti saya punya karakter seperti apa. Tetapi anggota DPRD yang telah dua periode, walau tidak satu partai sangat mengerti. Di tempat inilah kita dipertemukan karena tugas maka kita juga berpisah di tempat ini,” ucapnya.

Johalim Purba bertanya kepada seluruh hadirin, setelah tidak bersama lagi dalam tugas apakah masih ada sahabat.

“Pertanyaannya selama 5 tahun kita bersama karena tugas, setelah kita tidak bersama lagi dalam tugas apakah masih ada sahabat?” tanyanya.

Diibaratkannya, orang yang kita ajak bersalaman gampang benar kita lupa tapi orang yang pernah kita ajak bertengkar mungkin lama kita lupakan. Demikian diutarakannya, semua pertengkaran yang terjadi dilingkungan DPRD itu adalah bunga-bunga kehidupan yang mempererat persaudaraan walaupun ia tidak dipersatukan lagi dalam tugas sebagai DPRD.

“Oleh karena itu Makkelaku Blanton Hamonangan Sinaga, ham dahkam Orangtuaku. Banyak hal situasi menurut saya sudah sulit,”imbuhnya dengan suara agak bergetar.

Kepada Bernhard Damanik yang kembali terpilih untuk periode berikutnya, Johalim Purba tidak lupa berpesan agar menjaga kedamaian dan membangun komunikasi yang baik kepada Bupati Simalungun yang akan datang.

“Saya tidak lupa pesan kepada saudara Bernhard Damanik saya titipkanlah kedamaian ini di tangan anda. Yakinlah sorak-sorai anda itu sudah tercatat di Kabupaten Simalungun, tinggal bagaimanalah memoles suara itu agar semakin merdu didengar setiap warga Simalungun dimanapun berada. Toh hasilnya bagaimana komunikasi kita kepada Bupati Simalungun yang akan datang,” pesannya.

Kepada Amran Sinaga Wakil Bupati Simalungun Johalim menitip pesan agar disampaikan kepada Bupati dan seluruh ASN Kabupaten Simalungun.

“Pak Wakil Bupati Simalungun dan Asisten sampaikan salam kami kepada seluruh ASN Kabupaten Simalungun inilah kesempatan kami pamit diri dari lingkungan Pemerintahan Kabupaten Simalungun. Kami berharap kedepan Pemerintah Kabupaten Simalungun lebih baik daripada yang kemarin,” katanya.

Terakhir, Johalim Purba berpesan kepada Timbul Jaya Sibarani Ketua DPRD Simalungun yang baru yang akan memimpin DPRD Simalungun 5 tahun kedepan supaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat Simalungun.

“Saya lebih yakin lagi dengan kepiawaian Pimpinan DPRD Simalungun yang baru bapak Timbul Jaya Sibarani, mari kita doakan mereka yang akan dilantik, secara khusus kepada bapak Timbul Jaya Sibarani supaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat Simalungun,” harapnya.

Ditambahkannya, seluruh anggota DPRD 50 orang adalah putra terbaik di Kabupaten Simalungun namun akhirnya tinggal 22 orang. Johalim mengatakan semua anggota dewan bercita-cita memberikan yang terbaik untuk masyarakat terutama konstituen di dapilnya tetapi kondisi yang menyebabkan dan tidak semua harapan bisa terlaksana.

“Diluar dari gedung ini siapa tau kita masih dibutuhkan kita akan melakukan berbagai cara, yang penting Simalungun damai sejahtera, kepada kawan-kawanku mohon maaf, banyak sekali kesalahanku, saya lihat pembukuan saya ternyata tidak ada satu kebaikan pun yang pernah kuberikan kepada anda seluruhnya terlepas anda menilainya, oleh karena itu hari ini adalah yang terakhir saya mohon diri saya berharap kepada kita seluruhnya, walaupun kita pernah tidak sependapat keluar gedung ini kita manusia biasa dan saya berharap kita masih bersahabat,” pungkasnya. (mag05)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker