Berita

Anak Rantau Bah Bulawan Gelar Aksi Kasih Kepada Orangtua

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Komunitas anak perantau dari Dusun Bah Bulawan, Nagori Sigodang Barat, Kecamatan Panei menggelar aksi kasih dengan memberikan paket Sembako kepada seluruh warga di Dusun Bah Bulawan.

Penyerahan paket Sembako ini dilaksanakan pada hari Minggu (31/5) di gedung Sekolah Minggu GKPS Persatuan Baru. Acarapun diawali dengan kata-kata sambutan dan doa bersama.
St U Damanik selaku salah satu panitia acara mengatakan bahwa kekompakan anak rantau Dusun Bah Bulawan sangat diapresiasi.

“Kami orangtua yang tinggal di desa, sangat berterimakasih atas perhatian anak rantau dan kekompakan yang terus terjalin sejak dulu,” ujarnya.
Menurut St U Damanik bahwa pandemi Covid19 ini berdampak di seluruh dunia termasuk warga di desa.

“Kami menyadari bahwa anak-anak kami di perantauan juga ikut merasakan dampak Covid19 ini. Tapi dengan segala kesulitan yang ada, kami melihat ada gerakan rasa gotong royong untuk berbagi kasih sebagai bentuk ungkapan rasa rindu kepada keluarga di kampung,” jelasnya.

Sementara itu, Boreas Purba didampingi Jekson Purba selaku panitia dalam laporannya mengatakan, jumlah aksi kasih yang terkumpul dari seluruh anak rantau berjumlah Rp 21.850.000.

Uang tersebut telah dibelanjakan dalam bentuk barang, yakni beras, gula dan minyak makan. Dari pendataan di Bah Bulawan ada sekitar 147 Kepala Keluarga dan semuanya mendapat paket sembako masing-masing 1 karung beras (isi 10 Kg), minyak 2 liter dan gula 1 kg.

“Setelah kami hitung masih ada sisa uang dan hasil kesepakatan anak rantau, sisa uang tersebut diserahkan ke gereja-gereja yang ada di Bah Bulawan,” jelasnya.

Kemudian Abidin Sitopu yang mewakili anak rantau mengatakan bahwa aksi kasih ini sebagai bentuk rasa rindu kepada warga kampung yang sama-sama merasakan dampak Covid19.

“Terus terang, aksi kasih ini dilakukan anak rantau bukan dalam arti anak perantau berlebih atau tidak luput merasakan dampak Covid19. Namun aksi kasih ini sebagai salah satu cara bagi kami untuk mempererat tali persaudaraan sesama anak rantau untuk berbagi kepada keluarga di kampung,” jelasnya.

Abidin juga mengungkapkan bahwa banyak anak rantau yang sudah bertahun-tahun tidak pernah pulang kampung karena situasi kondisi.
“Kami mohon doa bagi keluarga agar kami anak rantau tetap sehat-sehat, sehingga di lain kesempatan dapat berkumpul di kampung kita ini,” harap Abidin Sitopu.

Acara pun berlangsung penuh kekeluargaan dan rasa haru dirasakan para orangtua. Sambil menangis, beberapa orangtua mengungkapkan rasa rindunya kepada anak-anaknya yang diperantauan.

“Jujur, kami juga selalu khawatir dengan masa masa saat ini. Dalam hati, kami bertanya apakah anak kami makan di perantauan sana. Kalau kami di kampung, masih ada ubi untuk dimakan. Jadi kami bermohon dan berharap agar kepada sesama anak rantau saling memperhatikan satu sama lainnya. Kalau ada yang kesulitan, agar kiranya bisa saling membantu,” ujar para orang tua. (pra/fi)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker