Berita

Anak Aniaya Ayah Kandung 11 Hari Dirawat, Akhirnya Meninggal

FaseBerita.ID – Diduga hanya gara-gara tidak diberi uang, Hendri Ali Sopyan Dalimunthe (36) tega menganiaya Gozali Dalimunthe (55), ayah kandungnya di Dusun Wek V, Desa Pasar Binanga, Kecamatan Barumun Tengah, Padanglawas (Palas). Sempat dirawat 11 hari di Rumah Sakit, Gozali akhirnya meninggal dunia Jumat (26/4) lalu.

Kapolsek Barumun Tengah (Barteng) AKP Amir Faisal mengatakan, kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian dilakukan Hendri Ali Sopyan Dalimunthe (36) kepada korban Gozali Dalimunthe (54), yang tidak lain ayah kandung pelaku.

Penganiayaan itu, kata Amir, terjadi pada Senin (15/4) lalu. Saat itu, pelaku menyuruh istrinya Nur Aisyah memanggil korban yang tidak jauh dari kediaman mereka di Dusun Wek V, Desa Pasar Binanga, Kecamatan Barumun Tengah, Palas.

Mendengar perintah suaminya, Nur pun pergi ke rumah mertuanya dan kembali lagi ke rumah mereka bersama Gozali. Sampai di rumah, pelaku langsung meminta uang sebanyak Rp10 juta kepada ayahnya.

“Korban sempat datang ke rumah anaknya, rupanya pelaku sempat marah-marah dan meminta uang Rp10 juta kepada korban. Melihat pelaku marah, korban pun kembali lagi ke rumahnya,” terang Amir.

Ketika korban kembali ke rumah, pelaku mengikuti korban. Di situ, korban kembali marah-marah, sambil memukul pintu rumah korban dan terus mendesak agar diberikan uang Rp10 juta. Merasa tak digubris, pelaku menarik tangan ayahnya untuk ikut kembali ke rumahnya. Namun, korban menolak dan berusaha kembali masuk ke dalam rumahnya.

“Dan saat itu pelaku makin emosi, dan menganiaya ayahnya. Korban sampai terlentang dan pingsan,” jelas Kapolsek dan menyebut korban mengalami luka di bagian pelipis, hidung dan telinga mengeluarkan darah.

Melihat keributan tersebut, warga sekitar langsung berusaha menenangkan pelaku dan membawa korban ke puskesmas terdekat. Korban sempat mendapat perawatan di RSUD Aek Harusnya di Paluta, kemudian dirujuk ke RSUD di Sibuhuan Palas, lalu dirujuk lagi ke RSUD di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

“Sempat dirawat selama 11 hari, dan berpindah rumah sakit. Dan pada Jumat (26/4) lalu, korban meninggal di Rumah Sakit di Bukit Tinggi,” pungkas Amir lalu mengatakan, sebelumnya sudah menangkap pelaku. (yza)

iklan usi



Back to top button