Berita

Alat Berat Pengusaha Kayu Dihadang Warga, Aktifitas Penebangan Kayu Pemicu Kerusakan Jalan

FaseBerita.ID – Masyarakat Nagori Tangga Batu Kecamatan Hatonduhan melarang truk pengangkut kayu dan alat berat melintas di jalan menuju Blok 18, karena aktifitas penebangan kayu di lahan seluas 400 hektare dinilai menyebabkan kerusakan jalan.

Jalan rusak yang diakibatkan aktifitas pengangkutan kayu bulat tersebut, menjadi menyebabkan truk Colt Diesel pengangkut sawit milik petani, tidak bisa melintas.

Kayu tersebut berasal dari lahan milik Muliaman Siallagan (51), warga Nagori Tangga Batu. Menurut warga, sebelumnya pengusaha kayu atas nama Martin Purba, sudah pernah mengambil kayu dengan menggunakan alat berat serta truk pengangkut kayu dari lokasi. Martin, kepada warga pernah menjanjikan akan menyumbang batu padas dan memperbaiki jalan, di sepanjang lintasan menuju lokasi Blok 18, yang dilintasi truk dan alat beratnya.

Martin Purba, disebut warga ingkar janji terhadap kesepakatan yang disaksikan langsung oleh Pangulu Tangga Batu Iswanto serta perangkat desa.
Pangulu Tangga Batu Kecamatan Hatonduhan Iswanto mengaku kesal dengan pengusaha kayu Martin Purba, karena melanggar kesepakatan yang dituangkan secara tertulis dan ditandatangani oleh warga dan pengusaha.

Hal senada disampaikan Kampanye Dolok Saribu (46) dan Sakti Sinaga (47), warga Tangga Batu. Pemilik lahan kebun sawit di Blok 18 ini kecewa karena pengusaha kayu tidak menepati janji memperbaiki jalan, sebagai kompensasi jalan dilintasi truk bermuatan kayu. Karena aktifitas penebangan dan pengangkutan kayu tersebut, membuat sawit mereka terancam yang dapat diangkut karena jalan rusak parah.

Karena dilarang oleh warga, alat berat milik pengusaha kayu seperti excavator dan buldoser, diparkirkan di lahan sawit milik PTPN 4 di Nagori Tangga Batu, persis di Blok 13.

Muliaman Siallagan, pemilik lahan, menjelaskan, lahan seluas 400 hektare merupakan miliknya yang dilengkapi dengan surat kepemilikan.

Sementara pengusaha kayu Martin Purba yang coba dikonfirmasi melalui handphone, mengaku sedang sibuk di Polsek Parapat. (bis/esa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button