Berita

Alami Sesak Napas, Warga Tebingtinggi Meninggal dan Dikebumikan secara Covid-19

FaseBerita.ID – Pemakaman jenazah SS (31) warga Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi diduga probable reaktif virus corona yang meninggal di salah satu rumah sakit di Medan dilakukan dengan menerapkan Protokol Covid-19.

Pria lajang yang meninggal pada hari Jumat sore (21/8/) itu dikebumikan pada Sabtu (22/8) dini hari di pemakaman Sei Segiling Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi setelah dirawat di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Medan.

Kadis Kesehatan sekaligus juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Tebingtinggi dr Nanang Aulia Fitra, Sabtu (22/8), membenarkan hal tersebut. Menurut Nanang setibanya di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Medan, pasien meninggal dunia dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Kelurahan Tebingtinggi,” jelasnya.

”Setelah tiba dari Medan, jenazah pasien langsung dikebumikan petugas penanganan pasien Covid-19 dengan mengenakan pakaian APD lengkap sesuai protokol kesehatan di salah satu TPU bagi umat Islam,” kata dr Nanang.

Sebelum meninggal, ungkap Nanang, pasien mengeluh menderita sesak napas dan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Medan. Dari hasil uji cepat (rapd test) ditemukan, almarhum dinyatakan reaktif dan kemudian dilakukan Swab Test. Sementara hasil swab testnya belum diketahui, namun pasien sudah keburu meninggal dunia.

Meski hasil swab test belum diketahui, Gugus Tugas Covid-19 Kota Tebingtinggi, kata dr Nanang tetap melakukan proses pemulasaran dengan mengikuti protokol Covid-19.

Turut hadir dalam proses pemakaman Kapolsek Padang Hilir AKP Pahotan Manurung, Kasat Intel Polres Tebingtinggi AKP Syarifuddin, Danramil 13 Tebingtinggi Kapten Inf Budiono, Camat Padang Hilir Ramadhan Barqah Pulungan, Lurah Tebingtinggi Elmina. (ian/smg)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button