Berita

Aksi Perampokan Mobil Pedagang Buah Masih Tahap Penyelidikan Polisi

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Aksi perampokan mobil Grand Max di Jalan By Pass Jendral AH Nasution, Kota Padangsidimpuan Rabu (13/11/2019) sore, masih diselidiki polisi. Mereka masih melakukan pemetaan kasus yang serupa.

Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan AKP Abdi Abdillah, menerangkan, bila saat ini pihaknya masih dalam tahap penyelidikan dan melakukan pemetaan di suatu lokasi. Ini juga karena korban tidak mengenal pelaku.

“Masih penyelidikan pelakunya, karena korban tidak kenal kenal kami masih petakan,” katanya membeberkan satu tempat yang tengah dipetakan mereka, diduga sebagai bagian jaringan pelaku.

Lantas siapa pemilik mobil Avanza BK 1698 WO yang sebelumnya dijaminkan pelaku, agar bisa membawa mobil milik korban Sahril Fernando. AKP Abdi belum memberikan jawaban terkait ini, yang dihubungi Jumat (15/11/2019) ini.

Sebelumnya, mobil milik pedagang buah-buahan di Jalan Raja Inal Siregar, Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, dirampas. Perampasan mobil Grandmax berplat BB 8614 FP dengan bak terbuka dan dipasangi terpal berwarna putih itu, terjadi Rabu (13/11/2019) sore.

Awalnya, pelaku yang mengenakan kacamata dan berusia sekitar 30 tahun, mengaku meminjam mobil untuk mengambil barang. Sebagai jaminan mobil yang dipinjam, STNK dan kunci mobil Avanza berwarna silver BK1698 WO yang baru diparkir pelaku.

Namun, korban bernama Sahril Fernando (17) menolak dan memilih untuk ikut dengan pelaku. “Tujuannya kata dia ke (Desa) Purwodadi,” kata Sahril, pemuda asal Poken Jior, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu itu.

Sahril dengan pelaku pun berangkat. Dari kios dagangan buahnya melewati Jalan Raja Inal Siregar, Batunadua melalui simpang Ujung Gurap. Selanjutnya tembus ke simpang empat Baruas, Jalan By Pass Jendral Abdul Haris Nasution.

Di sini, pelaku memintanya membelikan rokok di sebuah warung di sekitar itu. Tiba-tiba, pelaku menyalakan mesin dan membawa mobil pergi. Melihat mobilnya dibawa kabur oleh pria yang baru dikenalnya, Sahril pun mendesak pemilik warung untuk memboncengnya dengan sepedamotor dan mengejar mobil milik usaha keluarganya itu. Dan, aksi heroiknya untuk menyelamatkan mobil dimulai.

“Beli rokok dulu. Uangnya Rp7 ribu. Tapi tiba-tiba dia kabur. Kemudian saya minta ke pemilik warung untuk dibonceng. Maling itu kami kejar. Dapat. Lalu saya lompat ke dalam bak. Kemudian teriak maling, maling. Tapi tak ada yang percaya. Saya tendang kaca bagian belakang. Saya pukul pakai papan yang ada di dalam bak. Tapi, dia tetap enggak mau berhenti. Nanti awas kau ya, katanya begitu,” terang Sahril yang didampingi ibu dan adiknya saat mendapat perawatan medis di IGD RSUD Kota Padangsidimpuan.

Sepanjang Sahril berusaha menyelamatkan mobilnya dari rampasan pelaku, sepanjang itu pula mobil melaju dengan kencang. Hingga memasuki gang buntu di Desa Pudun Jae, kecamatan yang sama. Berjarak kurang lebih 4.9 kilometer dari jarak awal.

“Selanjutnya saya nggak tahu bagaimana lagi. Saya nggak sadar,” ungkap Sahril setelah diselamatkan seorang ibu dan putrinya, S br Nasution dan Fadillah, warga Sihitang Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.

S br Nasution dan putrinya saat itu berada di Rumah Makan Jalego. Mereka mendengar korban berteriak bahwa ada maling. Fadillah yang masih mengenakan batik sekolah SMA itu berlari menuju arah teriakan itu.

“Dia tadi cepat kali larinya ke sana, saya bilang nanti entah bahaya,” ungkap S Br Nasution.

Fadillah pun mendapati korban telah tergeletak di atas aspal badan jalan buntu simpang itu. Dengan luka pada kepala. Mobilnya tertinggal, tidak lagi ada pelaku. Dengan ibunya, Fadillah melarikan korban ke rumah sakit. Pada bagian lengan baju seragamnya terdapat darah yang mulai mengering.

“Kami tak lagi melihat pelakunya, tapi kalau jalan itu memang buntu,” timpal S br Nasution.

Mereka juga memberikan handphone milik korban yang saat itu tergeletak. Dari itu juga, mereka menghubungi keluarga korban yang saat ini telah berada di RSUD Kota Padangsidimpuan mendampingi perawatannya.

Sementara itu, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa Mobil Avanza yang dijaminkan pelaku dan mobil korban yang sempat dibawa lari. Saat ini mereka sedang pengembangan terkait kasus ini. (san)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close