Berita

Air Terjun Silima-lima ‘Dipindahkan’ ke PRSU

TAPSEL, FaseBerita.ID – Pemkab Tapsel terus berupaya mempromosikan potensi yang dimiliki untuk mengundang pengunjung dan investor ke daerah itu. Air terjun Silima-lima misalnya, menjadi ikon yang akan tampil pada pagelaran seni di malam kesenian, Sabtu (30/3) malam nanti, di open stage PRSU komplek Tapian Daya, Medan.

“Pemkab Tapsel akan menampilkan opera Sila-lima dan Legenda Aek (sungai) Sirabun, pada malam kesenian,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Tapsel Isnut Siregar, Kamis (28/3) di Sipirok.

Menurutnya, opera tersebut akan mengisahkan asal muasal ditemukannya air terjun Silima-lima (tahun 1958) oleh Sutan Dilaut Siregar warga Desa Simaninggir, Kecamatan Marancar. “Saat ini mulai berhasil dikembangkan Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu,” sebut Isnut.

Baca juga: Dituding Akibat Pembukaan Lahan Air Terjun Pandumaan Surut

Dan, pada opera Aek Sirabun yang akan menceritakan legenda akibat kutukan leluhur menyebabkan ikan tidak dapat bertahan hidup di sepanjang sebagian air sungai Sirabun itu sampai sekarang.

“Untuk lebih meriahnya acara yang akan dihadiri dan dibuka Bupati Syahrul M Pasaribu ini ada juga penampilan tari – tarian adat budaya Tapanuli Selatan seperti tari persembahan (surdu burangir), tari luka, tari mangupa, serta kolaborasi musik tradisional dan modern (lagu ijon-ijon dan girdang topat),” tambahnya.

Sementara ketua panitia Ahmad Raja Nasution memprediksi malam pagelaran seni dan budaya Tapanuli Selatan pada open stage Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-48 tahun 2019 akan dipenuhi pengunjung dari berbagai penjuru.

“Dari pengalaman tahun – tahun sebelumnya ribuan pengunjung dari berbagai penjuru dari dalam dan luar daerah Tapanuli Selatan akan memadati tampilnya malam pesona budaya Tapsel tersebut,” ungkapnya. (ran)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button