Berita

8 Bulan Rekomendasi Izin Trayek Tak Kelar, Pengurus Koperasi datangi Dishub Labuhanbatu

FaseBerita.ID – Sejumlah warga pengurus Koperasi Kasika Piti yang bergerak di bidang angkutan sungai dan danau mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu, Senin (23/3) siang.

Kedatangan mereka didampingi Ketua Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Labuhanbatu H Sudin Harahap ini, untuk mempertanyakan kendala dalam pengurusan surat izin rekomendasi trayek yang telah 8 bulan tidak kunjung selesai.

Ketua Koperasi Kasika Piti Astani warga Labuhan Bilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, kepada wartawan menjelaskan, pihak telah mengurus perpanjangan izin trayek pada tanggal 24 Juli 2019.

Namun, lanjut dia, hingga kini izin tersebut belum juga keluar. “Setelah kami telusuri di Dinas Perizinan Kabupaten Labuhanbatu, ternyata kendalanya ada di Dinas Perhubungan Labuhanbatu. Kemudian, kami pun mendatangi pihak Dinas Perhubungan Labuhanbatu untuk menanyakan perihal tersebut. Tetapi Kabid Kelautan Ali Guntur mengatakan, menunggu perintah dari Kepala Dinas beberapa waktu lalu, hingga tak terasa 8 bulan berlalu,” jelas Astani didampingi Sekretaris DJ Damanik, dan Wakil Sekretaris Nizar Sir beserta anggota M Suif.

Anehnya, sambungnya, ada koperasi angkutan lain yang mereka ketahui bisa keluar izin trayeknya dengan waktu yang singkat. Walaupun mereka melakukan pengurusan izin trayek pengangkutan yang baru.

“Nah kami, hanya mengurus perpanjangan, kenapa bisa begitu lama. Hari ini kami mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu untuk menanyakan kembali sudah bagaimana proses rekomendasi izin trayek tersebut. Adapun Koprasi Kasika Piti telah terbentuk pada tahun 2012 lalu, dan memiliki armada penyeberangan sebanyak 7 uni,” bebernya.

“Apabila hal ini tidak direspon, kami dari Koperasi Kasika Piti akan menindaklanjuti kasus ini ke penegak hukum. Karena kami merasa telah dirugikan oleh Pemkab Labuhanbatu secara materi. Sudah 3 Bulan armada kami terkendali untuk mengangkut penumpang,” sebutnya.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Labuhanbatu H Sudin Satya Raja Harahap meminta kepada Dinas Perizinan Satu Pintu agar secepatnya mengeluarkan izin trayek angkutan sungai dan danau yang beroperasi di Labuhan Bilik-Tanjung Sarang Elang (PP).

Karena menurutnya, akibat terlalu lama dapat merugikan masyarakat, terutama pihak koperasi Kasika Piti yang beranggotakan sekitar 23 orang.

“Kami juga meminta pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu menjelaskan apa kira-kira kendala, sehingga terlalu lama mengeluarkan surat rekomendasi izin trayek tersebut,” paparnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu Bonaran Tambunan saat menerima kunjungan Ketua Koperasi Kasika Piti Astani, berjanji akan menindaklanjuti permohonan rekomendasi izin trayek tersebut.

“Saya akan melaporkan hal ini kepada kepala Dinas Perhubungan Labuhanbatu terlebih dahulu. Karena, Kabid yang membidanginya lagi keluar kotor. Kita tunggula arahan dari Pak Kadis, paling lambat hari Kamis depan,” ujarnya. (bud/ahu/sr)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button