Berita

77 Pejabat Siantar Dilantik: Jabatan BKD dan Kesbangpol Kosong

FaseBerita.ID – Sejumlah jabatan setingkat eselon II, kosong setelah Walikota Pematangsiantar Hefriansyah melantik 77 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemko Siantar, Selasa (5/3).

Terdiri dari 6 orang pejabat pimpinan pratama atau eselon II, 27 orang eselon III dan 42 orang eselon IV. Lewat SK Walikota 821/09/III/WK-THN 2019, pelantikan ini sekaligus menambah jumlah pimpinan OPD yang kosong karena ada penggeseran tanpa disertai dengan pergantian.

Jabatan yang kosong diantaranya BKD, Bappeda dan Kesbangpol.

Untuk nama pejabat eselon II yang dilantik adalah Zainal Siahaan dari BKD menjadi Asisten Pemerintahan. Kemudian, Daniel Siregar dari BPBD menjadi Staf Ahli Pembangunan, dan dinas lama digantikan oleh Midian Sianturi yang sebelumnya sebagai Bappeda. Nama Lukas Barus yang dulu menjabat Kesbangpol ikut diberi tugas baru menjadi Kepala Disnaker.

Edy Noah Saragih bergeser dari Asisten menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Pardamaen Silaen juga dari staf ahli menjadi Asisten Sosial dan Perekonomian. Selain itu, Camat Siantar Utara yang sebelumnya Pardamaen Manurung digantikan Prasizu Minly Harahap, Camat Siantar Selatan yang sebelumnya dijabat Naek Tambunan digantikan oleh Zenrato.

Wakil Walikota, Togar Sitorus dalam sambutannya mengatakan, pengangkatan PNS dalam jabatan merupakan bagian dari kegiatan dunia birokrasi yang bertujuan untuk menempatkan orang-orang yang memiliki kompetensi, sehingga dapat memperlancar tugas-tugas kedinasan yang ada serta menjalankan roda pemerintahan.

Oleh sebab itu, diperlukan rangkaian proses penempatannya. Dalam hal ini pejabat pimpinan tinggi pratama, PNS saat ini diangkat dalam jabatan pimpinan tinggi pratama telah melalui rangkaian yang panjang, mulai dari assessment, wawancara sampai kepada terbitnya persetujuan dari KASN.

Pejabat yang dilantik memiliki tanggung jawab yang besar kepada daerah dalam mewujudkan Kota Pematangsiantar yang mantap maju dan jaya. Dalam kesempatan itu, Togar Sitorus mendorong agar pejabat yang dilantik bekerja penuh komitmen, tanggung jawab dan integritas melalui pemberian pelayanan yang profesional dan berkualitas.

“Senantiasa belajar untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kualitas diri. Ciptakan inovasi sehingga menghadirkan proses pengerjaan tugas yang lebih baik dan sederhana. Jadilah contoh dan teladan di lingkungan pekerjaan dan masyarakat,” kata Togar.

Usai pelantikan, Sekda, Budi Utari mengakui soal kekosongan sejumlah OPD. Namun hal itu tidak akan lama. Menurutnya, segera mungkin akan dilakukan pengisian pejabat. Kondisi ini, tidak mempengaruhi kepada pelayanan publik maupun terhadap pelaksanaan program kerja.(pam/esa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button