Berita

6 Honorer Pemko Lulus P3K

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Enam tenaga honorer kategori dua (K2) Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Di antaranya, lima orang sebagai tenaga guru dan satu lagi sebagai penyuluh pertanian.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sibolga, Amarullah Gultom. Katanya, ke 6 honorer tersebut dinyatakan lulus karena hasil ujian yang mereka dapatkan tercatat melewati ambang batas penilaian (passing grade) yang telah ditentukan dalam pelaksanaan ujian. “Hasil ujiannya melewati passing grade,” kata Amarullah.

Selain keenam yang lulus tersebut, ada satu honorer yang dinyatakan gagal. “Satu orang dinyatakan gagal karena nilainya tidak mencapai ambang batas. Yang gak lulus itu berasal dari tenaga guru,” ungkapnya.

Menurut mantan Kabag Umum Pemko Sibolga ini, pada penerimaan P3K ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Birokrasi dan Reformasi (MenPAN dan RB) sebelumnya memberikan 8 jatah kepada Pemko Sibolga. “Kedelapannya merupakan tenaga honorer asal K1 yang tidak lulus pada seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebelumnya,” sebut Amar.

Dari 8 jatah yang diperoleh tersebut, satu di antaranya dinyatakan tidak memenuhi persyaratan untuk mengikuti ujian. Karena, tidak taman Sarjana. “Ketika proses berjalan, satu dari kedelapan orang ini kemudian dinyatakan tidak memenuhi persyaratan. Karena, tidak berkualifikasi Sarjana. Sehingga dia dinyatakan tidak berhak untuk mengikuti seleksi penerimaan P3K. Tenaga honorer K2 yang tidak memenuhi syarat ini merupakan guru sekolah dasar (SD),” terangnya.

Namun, hingga kini, Kementerian PAN dan RB masih belum memberikan Nomor Induk Kepegawaian (NIP) terhadap ke 6 tenaga honorer yang lulus tersebut. “Soal penggajian P3K ini, karena jumlahnya hanya enam orang, itu tidak masalah. Yang masalah bagi daerah, yang jumlah P3K nya banyak. Sebab penggajiannya kan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” pungkasnya. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button