HUT RI
Berita

5 Rumah Terbakar: 1 di Tapsel, 4 di Palas

FaseBerita.ID – Empat rumah toko di Desa Aek Nabara Tonga, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas) terbakar, Sabtu (7/9/2019) sekira pukul 03.30 WIB. Tak ada korban jiwa pada peristiwa menjelang subuh itu.

Namun diperkirakan kerugian dari empat unit ruko permanen ukuran 6×10 meter itu, mencapai ratusan juta.
Informasi dihimpun wartawan, keempat ruko ini ditempati masing-masing H Pangadilan Nasution (60), Awal (45) dan dua unit rumah milik Amir Husin (Mantan anggota DPRD Padang Lawas) yang dikontrak Juliana Bakso Wonogiri.

Kapolsek Barteng AKP Sammailun Pulungan membenarkan kejadian itu. Diperkirakan api berasal dari salah satu rumah korban. Kuat dugaan kebakaran yang merugikan sekitar Rp300 juta tersebut akibat arus pendek. Terlebih rumah lama, yang kondisi beban meteran listriknya diduga tak kuat menampung beban alat-alat elektronik dalam rumah.

“Dugaan kita karena arus pendek. Diperkirakan beban listrik tak kuat menampung beban seperti kulkas, dan alat elektronik lainnya. Korban jiwa tak ada,” jelas AKP Sammailun.

Saat itu warga sempat melakukan pemadaman awal dengan menggunakan peralatan seadanya dibantu pihak Koramil 10 Binanga dan pihak Kepolisian. Bahkan dua unit mobil kebakaran Kabupaten Padang Lawas turun memadamkan si jago merah.

Sayang, api tak terkendali hingga membakar seluruh isi dan bangunan. Baru sekira pukul 05.00 WIB api berhasil dipadamkan.

Warga Diimbau Waspada

Hal serupa terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Di daerah ini, satu unit rumah di Pasar Sipirok, Jumat (5/9/2019) terbakar.

Menyikapi kebakaran ini, Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu melalui Camat Sipirok Sardin Hasibuan dan Kabag Humas Isnut Siregar mengimbau warga agar lebih berhati-hati terhadap kebakaran rumah yang kerab melanda akibat kelalaian. Hal itu untuk mengurangi, sekaligus mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran ke depan.

“Kita minta, warga semakin berhati-hati. Pastikan kompor atau alat pemasak dalam kondisi mati saat rumah ditinggal,” kata Camat dan Kabag Humas.

Kebakaran kali ini memang cepat diatasi. Tentunya hal itu dipengaruhi jarak dari lokasi tim pemadam menuju lokasi tidak begitu jauh. Sehingga dengan sigap api cepat dipadamkan dan tak sempat membakar rumah warga di sekitarnya.

“Melalui musibah ini, warga harus lebih berhati-hati,” sebut keduanya.

Dimana, pada Jumat (5/9/2019) sore menjelang Magrib, rumah papan yang ditempati Rosmawati (64) di Kelurahan Pasar Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan mengalami kebakaran.

Informasi yang diterima, kebakaran tersebut terjadi saat rumah ditinggal dalam keadaan kosong. Namun, di dalam rumah masih ada kompor yang menyala dan diduga menjadi penyebab kebakaran terjadi.

Memang, tak ada korban jiwa dari persitiwa yang sempat menghebohkan masyarakat dilokasi padat penduduk itu.

“Api dapat dipadamkan dengan cepat. Tidak lebih dari setengah jam setelah persitiwa diketahui,” sebut Robinson (53) salah seorang warga.

Dengan begitu, api tidak sempat menjalar ke rumah-rumah yang ada didekatnya. Padahal, rumah di sekitar lokasi sangat padat.

“Mudah-mudahanlah, dari kejadian ini kita sebagai warga, bisa lebih waspada,” ucapnya. (tan/ran)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button