Berita

5 Komisioner KPU dan Ketua Bawaslu Tapteng dapat Sanksi Peringatan Keras

FaseBerita.ID – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) melalui putusannya Nomor 20-PKE-DKPP/II/2020, menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dan Ketua Bawaslu Tapteng Setiawati Simanjutak.

Tidak hanya menjatuhkan sanksi peringatan keras, dalam amar putusannya yang dibacakan, Rabu (8/7), DKPP juga memberhentikan jabatan Ketua kepada Timbul Panggabean SH, selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tapanuli Tengah. Komisioner KPU lainnya, Jonas Bernard Pasaribu, diberhentikan dari jabatannya sebagai Kordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu.

Ketua merangkap anggota DKPP, Muhammad, yang membacakan Keputusan Nomor 20-PKE-DKPP/II/2020 mengatakan, penjatuhkan sanksi peringatan keras kepada lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dan Ketua Bawaslu Tapteng, telah melalui pertimbangan putusan di antaranya, Teradu I s/d Teradu V melakukan pergeseran perolehan suara pada Pileg anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah III.

Teradu VI (Setiawati Simanjuntak), menyetujui permintaan saksi Partai Nasdem untuk mengusir saksi Partai Golkar saat Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara tingkat KPU Kabupaten Tapanuli Tengah dengan alasan surat mandat palsu. Teradu VI tidak menindaklanjuti laporan saksi Pengadu terkait pergeseran dan perubahan perolehan suara.

Para Teradu pada pokoknya menolak seluruh dalil aduan Pengadu kecuali diakui oleh para Teradu sebagai kebenaran. Teradu I sampai dengan Teradu V menjalankan dan melaksanakan seluruh proses tahapan Pemilihan Umum tahun 2019 sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 14 Tahun 2019 Tentang Perubahan Kelima atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019, yang dibuktikan dengan tidak ada rekomendasi dari Bawaslu Kabupaten Tapanuli Tengah untuk Pemilu susulan dan Pemilu lanjutan.

“Menimbang keterangan dan jawaban para pihak, saksi, bukti dokumen, serta fakta yang terungkap dalam persidangan, DKPP berpendapat bahwa pokok aduan Pengadu yang mendalilkan Teradu I sampai dengan Teadu V melakukan pergeseran perolehan suara pada pemilihan umum anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah III,” kata Muhammad.

Berdasarkan atas penilaian fakta yang terungkap dalam persidangan dan setelah memeriksa keterangan Pengadu, memeriksa jawaban dan keterangan para Teradu, keterangan saksi dan memeriksa segala bukti dokumen Pengadu, sambung Muhammad, DKPP memutuskan mengabulkan pengaduan Pengadu untuk sebagian.

Berikut, isi putuskan 6 anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum, yakni Muhammad selaku Ketua merangkap Anggota, Alfitra Salam, Teguh Prasetyo, Didik Supriyanto, Ida Budhiati, dan Mochammad Afifuddin, masing-masing sebagai anggota, yang dibacakan dalam sidang kode etik terbuka untuk umum pada hari Rabu (5/7).

Pertama, mengabulkan Pengaduan Pengadu untuk sebagian.

Kedua, menjatuhkan sanksi Peringatan Keras dan Pemberhentian dari Jabatan Ketua kepada Teradu I Timbul Panggabean selaku Ketua merangkap Anggota Komisi Pemilihan Umum Tapanuli Tengah sejak putusan ini dibacakan.

Ketiga, menjatuhkan sanksi Peringatan Keras dan Pemberhentian dari Jabatan Kordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan kepada Teradu III Jonas Bernard Pasaribu selaku Anggota Komisi Pemilihan Umum Tapanuli Tengah sejak putusan ini dibacakan.

Keempat, menjatuhkan sanksi Peringatan Keras kepada Teradu II Azwar Sitompul, Teradu IV Yudi Arisandi Nasution dan Teradu V Feri Yosha Nasution masing-masing selaku Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tapanuli Tengah sejak putusan ini dibacakan.

Kelima, menjatuhkan sanksi Peringatan Keras kepada Teradu VI Setia Wati Simanjuntak selaku Ketua merangkap Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tapanuli Tengah sejak putusan ini dibacakan.

Keenam, memerintahkan Komisi Pemilihan Umum untuk melaksanakan Putusan ini sepanjang terhadap Teradu I, Teradu II, Teradu III, Teradu IV dan Teradu V paling lama 7 hari sejak putusan ini dibacakan. Tujuh, memerintahkan Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara untuk melaksanakan Putusan ini sepanjang terhadap Teradu VI paling lama 7 hari sejak putusan dibacakan. Delapan, memerintahkan Badan Pengawas Pemilihan Umum untuk mengawasi pelaksanaan putusan.

Sekedar diketahui, Joneri Sihite, Calon Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah periode 2019-2024 Daerah Pemilihan Tapanuli tengah 3 (tiga) dari Partai Golkar, menyampaikan Pengaduan tertulis kepada DKPP dengan Pengaduan Nomor: 18-P/L-DKPP/I/2020 yang diregistrasi dengan Perkara Nomor: 20- PKE-DKPP/II/2020.

Joneri mengadukan beberapa kasus yang terjadi saat tahapan proses pelaksanaan Pemilu 2019 diantaranya, tahap proses Penyelenggaraaan Pemilu di Kabupaten Tapanuli Tengah khususnya daerah pemilihan Tepanuli Tengah 3, terlihat tidak kondusif mulai dari tahap awal sampai tahap Rekapitulasi suara hal ini dapat diketahui dimana alat peraga kampanye (baliho) Pengadu di rusak pihak-pihak tertentu.

KPU dan Bawaslu Tapteng juga dituding tidak siap untuk melaksanakan Pemilu 2019, yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 17 April 2019. Kertas suara untuk DPRD KAB/KOTA daerah Pemilihan Tapanuli Tengah 3 tertukar dengan kertas suara untuk DPRD KAB/KOTA daerah pemilihan Tapanuli Tengah 4. Kertas suara untuk DPRD KAB/KOTA daerah pemilihan Tapanuli Tengah 3 hilang di TPS 1 dan TPS 2, Desa Baringin, Kecamatan Sosorgadong.

Dalam tahap pencoblosan kertas suara diduga telah terjadi kecurangan- kecurangan ditingkat KPPS sebagai mana Ketua dan anggota KPPS melakukan pencoblosan kertas suara lebih dari satu kali di tingkat kertas suara DPRD KAB/KOTA, sehingga 100 persen manggunakan hak pilih.

Para Teradu melakukan penghitungan suara terlebih dahulu dikondisikan yakni sengaja mengulur-ngulur waktu panghitungan suara tingkat DPRD KAB/KOTA dilaksanakan pada hari kamis tanggal 18 April 2019.

Hingga kini, belum didapat konfirmasi resmi dari pihak KPU Kabupaten Tapanuli Tengah. (ztm)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button