Berita

41 Ribu Warga Asahan Belum Rekam E-KTP

KISARAN, FaseBerita.ID – Menjelang pesta demokrasi pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak, di Kabupaten Asahan masih banyak masyarakat yang wajib e-KTP belum melalukan perekaman data administrasi kependudukan. Meski pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil telah giat ‘menjemput bola’ untuk perekaman.

Sedikitnya, sebanyak 41 ribu warga masyarakat Asahan yang wajib e-KTP belum melakukan perekaman dari total saat ini 552.467 jiwa warga wajib e-KTP. Hal tersebut dikatakan Darmawan selaku Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Asahan, saat berbincang bersama wartawan, Kamis (30/1).

“Ada sekitar 41 ribu lagi warga Asahan yang wajib e-KTP tapi belum rekaman. Kalau sekarang blanko masih tersedia meski jumlahnya terbatas,” kata Darmawan.

Selain itu, Darmawan menambahkan, dalam rangka peningkatan performa kearsipan dokumen di Dinas Dukcapil Asahan, masyarakat yang akan mengurus berkas kependudukan akan diberlakukan pewarnaan map sesuai urusan dan kepentingannya dan berlaku sejak tanggal 1 Februari 2020 mendatang, dimana penerimaan berkas dari masyarakat dapat dilakukan pada hari kerja mulai dari jam 08.00 WIB sampai dengan jam 12.00 WIB. Sementara, pengambilan berkas yang sudah selesai pada jam 08.00 WIB sampai jam 16.00 WIB.

Kemudian, pengurusan administrasi kependudukan dimasukkan dalam map untuk akta lahir (map) warha hijau, akta kematian dan pengesahan anak warna merah, akta perkawinan dan cerah warna kuning, kartu keluarga dan surat pindah warna biru, serta KTP/resi  maupun legalisir warga hijau.

“Penertiban ini dilakukan untuk supaya kita rapi arsip. Jadi petugas kami bisa mengindentifikasi keperluan masyarakat berdasarkan map,” ujarnya. (per/ahu)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close