Berita

4 Warga Tapteng Positif Covid-19: Jumlah Pasien Bertambah Lagi

FaseBerita.ID – Bertambah lagi, 4 warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) disebutkan positif Covid-19 yang ditetapkan oleh salah satu Rumah Sakit rujukan Provinsi Sumatera Utara yakni RSUD Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Hal itu diungkapkan Bupatu Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani kepada awak media beberapa hari lalu. “Pada malam hari ini kami membacakan surat dari Rumah Sakit Rujukan yang dihunjuk oleh Provinsi Sumatera Utara, bukan surat dari Rumah Sakit Umum Daerah Pandan karena RSUD Pandan tidak berhak memutuskan seseorang positif Covid-19 maupun tidak,”ujar Bakhtiar.

“Pertama, surat dari RSUD Tarutung per tanggal 18 Juli 2020, karena ini salah satu rumah sakit rujukan dari Provinsi Sumatera Utara terkait penanganan Covid-19, Nomor 445/7195/VII/2020 Tanggal 18 Juli 2020, Perihal: Hasil Pemeriksaan Swab Covid-19. Berdasarkan hasil pemeriksaan Swab Test Cepat Molekular (TCM) di RSUD Tarutung dari RA (33 tahun) jenis kelamin laki-laki ditetapkan Positif SARS CoV-2 dan H (33 tahun) jenis kelamin perempuan ditetapkan Positif SARS CoV-2. RA dan H adalah pasangan suami-istri warga Kecamatan Pandan, Tapteng,” sebut Bakhtiar.

Bakhtiar juga menjelaskan, berdasarkan Surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Nomor 443.33/8955.24/DINKES/VII/2020 Tanggal 21 Juli 2020, Hal: Hasil Pemeriksaan Sampel Covid-19 bahwa sehubungan dengan Surat Kepala Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Nomor UM.01.05/XL.1/1471/2020 Tanggal 20 Juli 2020, hal: Hasil Pemeriksaan Sampel Covid-19, hasil Laboratorium RT-PCR SARS CoV-2 dari EH (44 tahun) ditetapkan Positif Covid-19. EH jenis kelamin laki-laki adalah warga Kecamatan Sarudik, Tapteng.

Selain itu, masih kata Bakhtiar, berdasarkan Surat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara Nomor 440.800/2803/13.2.1/VII/2020 Tanggal 22 Juli 2020, Hal: Hasil Pemeriksaan Sampel Covid-19, yang ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Tapteng bahwa sehubungan dengan Surat Penanggung Jawab Laboratorium Covid-19 RSUD Tarutung Nomor 445/6225/VII/2020, perihal: Hasil Pemeriksaan Sampel Covid-19, bahwa hasil Laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) SARS CoV-2 dari NT (36 tahun) jenis kelamin perempuan, ditetapkan Positif Covid-19. NT adalah warga Kecamatan Barus, Tapteng.

“Berarti ada 4 orang lagi yang Positif Covid-19 masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah. Pada hari ini kami menunggu satu lagi, kita berdoa, itu tidak positif tapi hasilnya negatif (Covid-19, red) dan kita berdoa saudara kita yang positif (Covid-19, red) supaya diberi oleh Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa kesembuhan. Kita bersama Ketua DPRD (Tapteng, red), Kalau nanti hasilnya positif, belum kami simpulkan, karena satu orang itu adalah pegawai kantor DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah. Kalau ternyata hasilnya positif (Covid-19, red) mungkin Kantor DPRD akan ditutup selama 14 hari. Kita berdoa jangan ada hal yang tidak kita inginkan terjadi,” harapnya.

“Semua sudah ditangani, kecuali yang di Barus masih diisolasi dengan ketat di rumah yang bersangkutan di Barus karena baru melahirkan secara operasi. Baru beberapa hari namun kami akan lihat perkembangan, tidak ada istilah tidak bisa, kalo memang memungkinkan diisolasi sekarang diisolasi, ditangani, dipantau. Kami melarang tidak ada orang lain yang masuk ke dalam kecuali petugas. Tetapi kalo kami lihat ada keluarga yang datang, terpaksa kita akan bawa isolasi dan kita bawa berobat. Sekarang masih bisa isolasi di rumah, kita tangani, persoalannya baru melahirkan secara operasi kita khawatir membawanya jauh-jauh,” katanya.

“Ada pertanyaan kenapa orang sakit, tiba-tiba Covid-19, bisa saja awalnya tidak Covid-19 tetapi ketika ada saudaranya yang datang melihat dia sakit, bisa saja itu yang membawa Covid. Ada yang baru pulang dari Padang, dia awalnya sehat, pulang terjangkit Covid. Bisa saja imun tubuhnya kuat, waktu dia kena Covid bisa saja, saya tidak medis, saya tidak bisa menjelaskan, namun saya baca bisa saja. Orang yang datang itu yang membawa penyakit. Ada orang tanpa gejala sama sekali, jangan bilang ini melahirkan kenapa kena Covid, gak ada kaitan, tanpa gejala pun ada. Hati-hati, tidak sekarang, minggu depan bisa nampak, kita tidak tahu kapan nampaknya (gejala Covid, red). Ini makin banyak, tapi ini pasti bisa berakhir,” tambah Bakhtiar.

Dijelaskan juga, saat ini Positif Covid-19 di Tapteng sebanyak 8 orang yang dirawat/isolasi, 1 orang sembuh dan 1 orang meninggal dunia. (dh)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button