Berita

4 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tapian Dolok Simalungun

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Empat kendaraan terlibat tabrakan beruntun (kerambol) di Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun. Tiga diantaranya mobil dan satu sepeda motor (Septor) dalam kecelakaan di Jalan Umum, Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Jumat (8/12/2019) malam.

Adapun empat kendaraan tersebut yakni, mobil Mitsubishi Truk Box BK 9440 EI yang dikemudikan oleh Rizaldi (21) warga jalan KL Y Sudarso, Kota Medan.

Mobil Box Trailer L 8919 UR yang dikemudikan oleh Iyus (38) warga Medan, melarikan diri setelah kecelakaan. Penumpangnya, Andika Saputra Nasution (27) warga Kota Bangun, Kabupaten Deli Serdang.

Sepeda Motor (Septor) Honda BK 4704 VBA yang dikendarai oleh Chairul Amri (23), warga Huta Purwosari atas, Nagori Dolok Mainu, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

Setelah kejadian, Chairul Amri mengalami patah tulang paha kaki kiri, luka gugus di tangan kanan dan dirawat di RS Vita Insani Kota Siantar.

Dan mobil Pick Up Daihatsu BK 8854 DB yang dikemudikan oleh Mustapa (33) warga Desa Skip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.

Penumpangnya, Sukani Kurniawan MT Priono (22) Mahasiswa warga Desa Tapus, Kecamatan Lingga Bayu Mandailing Natal.

Diduga pengemudi mobil Truk Box BK 9440 EI kurang hati-hati dan tidak memperhatikan mobil Box trailer L 8919 UR yang berhenti di badan jalan karena mengalami kerusakan.

Ceritanya, mobil Box Trailer datang dari arah jurusan Siantar menuju arah jurusan Medan, mengalami mogok dan tidak memasang segi tiga pengaman di TKP.

Lalu ditabrak oleh Septor Honda BK 4704 VBA yang datang dari arah jurusan Siantar menuju arah ke Medan, kemudian terpental ke jalur kanan jurusannya dan ditabrak Pick Up Daihatsu BK 8854 DB yang datang dari arah jurusan berlawanan.

Detik berikutnya, truk BK 9440 EI yang datang dari arah jurusan Siantar menuju arah ke Medan, menabrak mobil box trailer L 8919 UR.

Kasat Lantas Polres Simalungun, Iptu Jodi Indrawan SIK, melalui Kanit Laka, Iptu Amir Mahmud saat dikonfirmasi via selulernya, Sabtu (6/12/2019) sekira pukul 15.00 WIB, membenarkan kecelakaan itu.

“Harapan kami kepada masyarakat agar berhati-hatilah dan tertib berlalulintas sambil saling menghargai antar pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Iptu Amir Mahmud, berharap kepada para pengemudi yang merasa kendaraannya rusak ditengah jalan harus membuat segitiga pengaman, jaraknya minimal 20 meter dari kendaraan yang rusak.

“Kami imbau kepada Pengemudi kalau kendaraanya rusak harus dibuat segitiga pengaman di muka-belakang kendaraan yang rusak, jadi orang pun tau ada kerusakan mobil,” sebutnya. (mag-05)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker