Berita

30 Warga Kisaran Kontak Langsung dengan 2 PDP Ditetapkan ODP

FaseBerita.ID – Sebanyak 30 orang warga sekitar dan yang pernah berkontak langsung dengan ES dan NS langsung ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19.

ES, merupakan anggota DPRD Sumut dari Fraksi Hanura yang tinggal di Kabupaten Asahan dan diketahui berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan kini telah diisolasi serta mendapatkan perawatan di Medan.

Rahmad Hidayat Siregar selaku juru bicara (jubir) gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Asahan, Rabu (8/4) kepada wartawan mengatakan ditetapkan 30 orang tersebut terdiri dari keluarga, teman, masyarakat bahkan beberapa karyawan yang pernah kontak langsung dengan ES seminggu terakhir saat ia berada di Asahan.

“Adapun, 30 orang ini terdiri dari 17 warga yang kontak langsung dengan 2 PDP tersebut di tempat usaha di wilayah Kecamatan Rahuning dan dua orang telah dilakukan rapid test. Sedangkan yang lainnya menyusul,” kata Rahmad.

Kemudian enam orang lagi, yang merupakan anak, supir dan pekerja dari PDP terindikasi ODP karena kontak langsung juga telah dilakukan rapid test di Kecamatan Simpang Empat. Tujuh orang lainnya, yang juga merupakan anak, menantu dan sahabat dari PDP telah berinisiatif sendiri untuk lakukan rapid test ke RSUD HAMS Kisaran.

“Hasil rapid test terhadap mereka masih berstatus negatif dan seminggu ke depan akan diperiksa ulang lagi, apakah ada menunjukkan gejala. Dan ini dilakukan sesuai dengan standar penanganan penanggulangan Covid-19,” ujarnya.

Saat ini puluhan orang yang telah di data oleh tim Gugus Tugas Covid-19 tersebut diwajibkan menjalani isolasi mandiri. Disamping itu, mereka juga akan dipantau kesehatannya secara rutin dan berkala.

Sementara itu, Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang juga merupakan Sekda Kabupaten Asahan, Taufik Zainal Abidin menyempatkan diri untuk meninjau 17 ODP di wilayah Rahuning dan Simpang Empat.

Didampingi Kapolsek, Danramil, Camat dan Kepala Puskesmas setempat, Taufik juga memberikan motivasi sekaligus menyerahkan bantuan beras, uang, dan hand sanitizer kepada 17 ODP tersebut. Karena mereka akan diisolasi di rumah selama 14 hari. Begitu juga dengan enam orang lagi diberi bantuan hand sanitizer.

“Diharapkan para ODP dan masyarakat lainnya tidak khawatir, karena Gugus Tugas bersama tim medis akan selalu siap melayani anda, bila ada masalah atau keluhan silahkan lapor ke petugas kesehatan,” imbau Taufik. (per/rah) 



Pascasarjana

Unefa
Back to top button