Berita

3 Pria Ngaku dari Organisasi Buruh Peras Pemilik Toko

SIANTAR, FaseBerita.ID – Tiga pria mengaku dari salah satu organisasi buruh, mendatangi sejumlah toko di seputaran Jalan Sutomo Kota Pematangsiantar. Sambil mengantongi botol air mineral berisi tuak, mereka memaksa meminta uang dengan dalil minta sumbangan dari pemilik toko. Selain itu, uang yang diminta dalam jumlah tidak wajar dan jika tak diberikan mereka marah.

Aksi mereka terekam kamera handphone salah satu karyawan toko ponsel di Jalan Sutomo, Kamis (10/10/2019) pagi. Dari rekaman video, terlihat tiga lelaki tersebut membawa selembar surat yang dibungkus kantong plastik hitam. Ketiganya memiliki tato di tubuh masing-masing.

Kepada wartawan, pemilik toko mengatakan mereka selalu datang seminggu sekali dan meminta uang.

“Sudah ada tiga kali mereka datang,” ujarnya.

“Mintanya besar, ratusan ribu. Mereka ngaku dari organisasi buruh. Kalau yang diminta nominalnya kecil, kita mau memberi. Ini mintanya besar, sudah gitu maksa pula. Mereka ngaku orang Parluasan. Katanya, uang untuk kawannya yang sakit dan hampir mati. Pokoknya, seminggu sekali mereka datang. Pas saya tanya namanya, mereka nggak mau memberitahu,” terang pemilik toko.

Pemilik toko lainnya ada yang mengaku sempat ribut dengan para pria tersebut karena mereka memaksa meminta uang.

“Mereka kalau datang, sudah mabuk tuak. Tapi kami nggak mau member uang,” tukasnya.

Pemilik toko lainnya mengharapkan agar aparat penegak hukum segera menindak ketiga lelaki yang suka meminta uang secara paksa.

Menanggapi hal tersebut, Kanit Jatanras Polres Pematangsiantar Iptu Yuken Saragih mengatakan akan menyelidiki permasalahan tersebut.

“Tolong jika mereka ada datang lagi, pemilik toko segera menghubungi saya, supaya bisa kami bawa ke kantor untuk diperiksa,” katanya singkat. (mag-03)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button