Berita

3 Pelaku Curanmor Asal Riau Ditangkap di Taput: Satu Orang Lari ke Hutan

FaseBerita.ID – Sindikat pelaku curanmor asal Riau dibekuk Polres Tapanuli Utara (Taput). Sebanyak tiga dari empat tersangka berhasil ditangkap tim Opsnal Sat Reskrim Polres Taput dari tempat yang berbeda di wilayah Taput.

Ketiga tersangka yang ditangkap, yaitu, Indra Manalu (22), Putra Maulana Pakpahan (17), dan Nopriando Manik (16). Ketiganya warga Bagan Batu kabupaten Rokan Hilir Riau. Kapolres Taput AKBP HM Silaen melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing Baringbing, membenarkan peristiwa penangkapan tersebut ketika dikonfirmasi, Minggu (16/2).

Ia menjelaskan, penangkapan terhadap ketiga orang tersangka ini berhasil dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari salah seorang masyarakat bernama Johansen Pasaribu  warga Desa Hutagalung Kecamatan Tarutung, bahwa sepeda motor miliknya jenis RX King hilang dari depan rumahnya.

“Tersangka PMP dan NM ditangkap,  Jumat (14/2) sekira pukul 15.00 WIB, dari Kecamatan Pahae Jae Taput,  sedangkan  tersangka IM ditangkap dari Kecamatan Adiankoting sekira pukul 18.00 wib hari yang sama,” jelas Walpon Baringbing.

Diterangkannya lagi, setelah menerima laporan tersebut, anggota Opsnal Reskrim langsung bergerak untuk menghubungi Polsek sejajaran guna melakukan razia, khususnya di perbatasan ke kabupaten lain.
Ternyata, tersangka melarikan diri dengan hasil curiannya yakni sepeda motor RX King dari Tarutung menuju Bagan Batu. Keempat tersangka masih belum puas dan masih melakukan pencurian lagi di jalan di wilayah Kecamatan Pahae Jae.

Pada saat itulah para tersangka dicurigai masyarakat, lalu memberitahukan ke Polsek Pahae Jae untuk memberhentikan mobil tersangka jenis pick up Suzuki Grand Max untuk mengangkut hasil curiannya.
Setelah diberhentikan petugas bersama masyarakat di  Pahae Jae, tersangka sempat mengadakan perlawan dan menerobos petugas untuk melarikan diri.

Namun upaya melarikan diri gagal. Ketika diintrogasi polisi, IM selaku pengemudi mobil berdalih bahwa sepeda motor yang di angkutnya hanyalah tompangan ke tiga tersangka lain. Selanjutnya, dia disuruh polisi menurunkan sepeda motor tersebut dari dalam mobilnya.

Saat sepeda motor diturunkan dari dalam mobil, dua tersangka yang sebelumnya berada di dalam mobil diamankan petugas, sedangkan satu tersangka lagi yaitu Robbi Sianturi  melarikan diri ke hutan. Sementara, IM dengan cepat melarikan diri dengan mengemudikan mobilnya, balik ke arah Tarutung.

Namun tersangka IM berhasil ditangkap di Kecamatan Adiankoting. Ke tiga tersangka mengakui dalam pemeriksaan, mereka ke wilayah Taput khusus untuk melakukan pencurian sepeda motor mulai bulan Januari 2020, dan sudah berhasil mencuri sebanyak enam unit sepeda motor antara lain, dari Siborongborong, Air Panas Sipoholon, Tarutung dan Pahae.

Tersangka juga mengakui, mereka sudah merupakan komplotan spesialis curanmor khusus sepeda motor dari Bagan Batu. Dan, setiap mereka berangkat ke luar daerah selalu membawa mobil pick up Grand Max tersebut, karena hasil curiannya diangkut dengan mobil itu dan dijual di Bagan Batu Rokan Hilir Riau.

“Saat ini kita telah mengamankan barang bukti berupa satu sepeda motor jenis RK King warna hijau tanpa nomor polisi, dan satu mobil Suzuki Grand Max pick up dengan nomor polisi BM 8980 PH. Sampai saat ini, ketiga tersangka masih dalam pemeriksaan untuk pengembangan kasus curanmor tersebut, serta melakukan pengejaran terhadap tersangka Robbi Sianturi yang melarikan,” terang Walpon Baringbing. (as/ahu)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button