Berita

3 Minggu Air PDAM Mati, Pelanggan Kesal

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Cabang Padangsidimpuan mengeluhkan pelayanan akibat matinya air selama 3 minggu terakhir.

Hal itu dirasakan pelanggan Tirtanadi di sekitar Jalan Thamrin dan Jalan Baru I dan Jalan Baru II Kota Padangsidimpuan.

“Parah sekali ini, gak ada solusi yang diberikan ke kita (pelanggan). Sudah tiga minggu ini air tidak ada sama sekali mengalir (air mati, red), ” kata Jimmy atau Edy Riang, Jumat (11/10/2019).

Dikatakan Jimmy, ia dan tetangganya telah mengalami kemacetan air selama dua bulan terakhir. Namun kondisi terparah terjadi selama tiga minggu belakangan.

“Dua bulan lalu air masih ada, walaupun kadang mati-mati. Ini sama sekali tidak ada lagi. Saya punya anak baby (anak bayi), itu kan kebutuhan airnya banyak terpaksalah saya harus beli air untuk kebutuhan disini,” kata Jimmy pemilik Toko Gaya Baru di Jalan Thamrin.

Selama dua bulan terakhir, katanya, ia dan karyawannya telah berulangkali datang ke Kantor PDAM Tirtanadi yang beralamat di Jalan Mawar untuk menyampaikan keluhan dan mencari solusi agar air tidak macet.

“Udah ada 10 kali kita berkunjung ke kantor PDAM, tidak ada solusi yang disampaikan ke kita. Kita mohon perhatian dari PDAM Tirtanadi agar cepat bertindak, air itu kebutuhan dasar yang dibutuhkan setiap orang, apalagi yang memiliki anak bayi seperti kami,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Hellen, salah seorang pelanggan PDAM Tirtanadi juga mengeluhkan pelayanan air Tirtanadi yang belakangan makin parah.

“Kalau masih ada air yang datang, kita masih bisa paham. Ini sama sekali tidak ada airnya (air mati, red). Tolonglah dicari solusinya, agar pelanggan tidak kecewa dengan pelayanan PDAM Tirtanadi,” tuturnya.

Menanggapi keluhan itu, Kepala Bagian Jaringan PDAM Tirtanadi Malintang Harahap menyebutkan kondisi itu terjadi akibat kekurangan debit air di sumber air PDAM Tirtanadi. Sehingga ada beberapa lokasi yang mengalami gangguan selama debit air belum normal.

“Kondisinya memang saat ini debit air tidak cukup, jadi kita masih menunggu penuh (normal, red). Sekalipun begitu, kita lagi berusaha mengoptimalkannya agar semua pelanggan tetap kebagian air,” tuturnya.

Ia juga mengimbau agar pelanggan yang berada di daerah dataran tinggi tetap sabar dengan kondisi air yang mengalami gangguan. Air akan normal mengalir apabila debit air sudah cukup.

“Di Jalan Thamrin, Sitamiang, Kamcar, Gang Dame dan daerah dataran tinggi mohon tetap sabar. Kita tetap berupaya agar semua dapat air,” jelasnya.

Terkait prediksi berapa lama debit air normal kembali, Malintang menyebutkan tidak dapat memastikannya. Sebab, naik-turunnya debit air di sumber air tergantung kondisi cuaca.

“Kita tidak bisa memprediksinya, itu tergantung cuaca. Tapi, kita tetap mengupayakan agar pelanggan tetap bisa menikmati airnya,” jelasnya. (bsl)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close