Berita

3 Mahasiswa STMIK Royal Dapat Kucuran Dana dari Kemenristek Dikti

KISARAN, FaseBerita.ID – Tiga orang mahasiswa jurusan Sistem Informasi (SI) Sekolah Tinggi Manajemen Ilmu Komputer (STMIK) Royal Kisaran mendapat kucuran dana dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Kucuran dana untuk ketiga orang mahasiswa tersebut berkaitan dengan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk pendanaan tahun anggaran 2019.

Hal itu sesuai dengan surat yang dilayangkan oleh Direktur Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti, Ismundandar dengan nomor B/81/B.B3/KM.0201/2019 yang menyebutkan pihaknya telah mengevaluasi proposal PKM 5 Bidang untuk pendanaan tahun anggaran 2019.

Dalam pengumuman resminya, Kemenristek Dikti menyebutkan, mekanisme penyaluran dana akan dilakukan melalui kontrak kerja antara Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan dengan Rektor/ Ketua/ Direktur Perguruan Tinggi Negeri atau Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan PKM 5 Bidang dimulai setelah penandatanganan kontrak. Pihaknya juga akan melakukan monitoring dan evaluasi pada sekitar Bulan Juni sampai Juli 2019.

Ketua STMIK Royal Kisaran Dr H Moh Saleh Malawat SE MMA melalui Wakil Ketua I Bidang Akademik Dr M Irfan Fahmi SKom MKom membenarkan ketiga mahasiswanya memenangkan hibah dana PKM dari Kemenristek Dikti.

“Tentunya ini kembali menjadi pencapaian yang membanggakan bagi kami. Hal ini menunjukkan kompetensi mahasiswa kita semakin meningkat dan menunjukkan trend yang sangat baik dari tahun ke tahun,” kata Irfan, Rabu (27/3) didampingi dosen pembimbing dan wakil ketua III bidang kemahasiswaan Doni Nasution SE MKom.

Irfan menyebutkan, ketiga mahasiswa tersebut atas nama Chairun Nisa, Nur Afni dan Syah Annas. Ketiganya merupakan satu kelompok dengan dosen pembimbing Mustika Larasati SibueaMPd yang mengajukan judul PKM Hubungan Online Shop terhadap Hasil Penjualan pada Toko Mode Fashion.

“Kami berharap, ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi, mendapatkan kesempatan melalui program yang digulirkan Kemenristek Dikti,” ujarnya.

Namun, menurut Irfan, pencapaian ini sebagai bentuk keberhasilan dosen memberikan bimbingan kepada mahasiswanya dalam rangka mempertahankan predikat akreditasi institusi maupun program studi. (Per)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button