Berita

22 Orang Diamankan dari Kamar Hotel di Sidimpuan

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Sebanyak 22 orang diamankan dari dalam kamar sejumlah hotel di Kota Padangsidimpuan, Rabu (11/12) malam. Di antara mereka, banyak muda-mudi dan berstatus pelajar. Juga berasal dari luar daerah.

Razia ini dilakukan Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan dan dikoordinir Kasat Sabhara Polres Kota Padangsidimpuan AKP Rudi Siregar juta bersama dengan Satpol PP Kota Padangsidimpuan. Pasukan yang melaksanakan operasi ini dilepas oleh Wakil Walikota Arwin Siregar dari halaman kantor sekretariat Daerah Kota Padangsidimpuan.

Pasukan dibagi dengan dua tim, satu ke arah timur dan satu ke utara. Tim yang ke utara menyasar hotel dan penginapan yang banyak menerima pengunjung-pengunjung tanpa penanda identitas.

Di sini ada empat pasang yang digiring ke Kantor Tagana Dinas Sosial di Jalan FL Tobing. Dari empat pasang ini, dua diantaranya mengaku berasal dari luar daerah dan tengah berlibur di sini sekaligus berbuat layaknya suami istri.

Petugas juga memeriksa barang bawaan dan isi tas para pengunjung hotel yang dirazia. Namun, tak ada satu pun didapat barang-barang terlarang, kecuali obat-obatan kontrasepsi dari salahsatu pasangan yang dirazia.

Semetara di tim lain, petugas menggiring empat belas orang dan berpasang-pasangan dari dalam kamar hotel dan kos-kosan. Mereka yang berpasangan ini juga umumnya merupakan muda-mudi dan banyak berasal dari luar daerah seperti Binjai, Padang Lawas Utara dan Kota Sibolga. Alasan mereka selain menemui kekasihnya yang berasal dan bersekolah di Kota Padangsidimpuan, juga untuk berlibur ke kota ini.

Seperti pengakuan R, pemuda usia 23 tahun ini mengaku sengaja datang ke kota ini untuk menemui kekasihnya yang dikenalnya dari media sosial. Ia pun membawa pacarnya yang berstatus mahasiswi itu menginap ke salahsatu hotel yang berada di Jalan Imam Bonjol.

“Kalau saya sudah dua minggu di sini. Tinggal sama kawan di Aek Godang, terus ketemu di sini karena dia kuliah di sini (Padangsidimpuan),” kata pemuda yang berasal dari Kota Medan ini yang kemudian enggan lebih jauh berbicara setelah menyadari tengah diwawancara.

Dinas Sosial melakukan pendataan kepada seluruh pasangan yang terjaring razia ini, dan kemudian memberikan pembinaan. Mereka dipulangkan setelah ada pihak keluarga masing-masing yang menjemput dan menjamin.

Kasat Sabhara, AKP Rudi menegaskan razia ini bagian dari upaya menjaga daerah ini harus tertib dan aman.“Kita harus menjaga kota kita ini tetap tertib, aman dan bebas dari hal hal yang tidak baik,” katanya sebelum membubarkan pasukan selesai razia berlangsung. (san)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker