Berita

21 Februari, Ujian CPNS di Siantar

FaseBerita.ID – Badan Kepegawaian Negara Regional VI Medan sudah menyusun jadwal pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 di wilayah kerjanya. Seluruh daerah di Sumut, termasuk Pemprov Sumut menggelar SKD pada Februari, bulan depan.

Seperti diketahui, terdapat 26 kabupaten dan kota di Sumut yang membuka kembali rekrutmen CASN untuk tahun anggaran 2019. Untuk pelaksanaan ujian SKD formasi Pemko Medan akan berlangsung pada 15-17 Februari, Pemko Binjai 21-22 Februari, Pemkab Deliserdang 17-22 Februari, Pemkab Karo 4-11 Februari, Pemkab Nias 5-12 Februari, dan Pemkab Padang Lawas 18-24 Februari.

Selanjutnya, Pemkab Dairi mulai dari 6-19 Februari, Pemkab Serdang Bedagai 24-25 Februari, Pemkab Tapanuli Selatan 10-15 Februari, Pemkab Mandailing Natal 15-24 Februari, Pemkab Padanglawas Utara 24-25 Februari, Pemkab Nias Utara 10-14 Februari, Pemkab Nias Barat 17-25 Februari, Pemprovsu 3-11 Februari, dan Pemko Pematangsiantar 21-23 Februari.

Kemudian Pemkab Toba Samosir 10-14 Februari, Pemkab Humbang Hasundutan 17-18 Februari, Pemkab Labuhanbatu Utara 22-26 Februari, Pemkab Tapanuli Utara 6-8 Februari, Pemkab Tapanuli Tengah 12-19 Februari, Pemkab Pakpak Bharat 1-7 Februari, Pemko Tebing Tinggi 17-23 Februari, Pemkab Asahan 3-6 Februari, Pemkab Labuhanbatu 6-11 Februari, Pemkab Batubara 11-16 Februari, dan Pemkab Labuhanbatu Selatan 16 Februari.

Kepala BKN Regional VI Medan, English Nainggolan berharap, persiapan oleh masing-masing panitia seleksi menjelang pelaksanaan SKD dapat rampung cepat waktu. Sehingga pelaksanaan ujian nantinya dapat terselenggara dengan baik. Termasuk kesiapan perangkat ujian berupa komputer yang menjadi sarana peserta mengikuti SKD.

“Pada tes CPNS kali ini seluruh pemda yang membuka rekrutmen memang diwajibkan menyediakan ruangan dan perangkatnya masing-masing. Kami hanya sebagai fasilitator saja,” katanya.

Pihaknya juga berharap kepada seluruh peserta untuk dapat mempersiapkan diri dengan baik. Yang paling terpenting, jangan mudah percaya dengan oknum-oknum yang mengaku bisa membantu meluluskan peserta. “Berhasil tidaknya mereka (peserta) tergantung pada kemampuan masing-masing. Zaman sekarang tidak lagi ada istilah calo-calo. Sebab semua tahapan dilakukan melalui online sistem,” tegasnya. (smg)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button