Berita

Siswi SMP Tewas Tenggelam di Air Terjun Sampuran Silayang-layang, Tapsel

TAPSEL, FaseBerita.ID – Histeris dan isak tangis menyelimuti lokasi wisata Air Terjun Sampuran Silayang-layang di Kelurahan Pasar Lamo, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kamis (12/9/2019). Pasalnya, seorang siswi SMP Negeri 2 Angkola Muara Tais ditemukan meninggal di lokasi itu.

Informasi dihimpun, sebelum peristiwa naas itu terjadi, Kamis siang, sekira pukul 14.05 WIB, korban Annisa Ramadani (14) berangkat dari sekolah bersama teman-teman dan guru mereka. Mereka ada 19 orang.

Mereka memilih Air Terjun Sampuran Silayang-layang sebagai tempat wisata. Namun siapa sangka, tempat itu merupakan hari terakhir bagi gadis remaja itu bercanda ria bersama teman-temannya.

Setibanya di lokasi air terjun, sebagian murid langsung menceburkan diri ke dalam air, temasuk korban. Sementara sebagian lagi menunggu di darat.

Namun sekira pukul 16.30 WIB, salah seorang siswa tanpa sengaja menginjak sesuatu di dalam air. Ia merasa ada yang aneh dari bentuk yang dipijaknya itu.

Murid itu kemudian meraih dan mengangkatnya dari dasar air. Mengetahui kalau yang diraihnya itu adalah manusia, spontan dia histeris dan berteriak sembari berlari ke luar minta tolong.

“Ada orang tenggelam. Tolong dia,” kata murid itu dengan suara sedikit lemah akibat syok melihat tubuh korban.

Mendengar hal itu, guru bersama siswa lainnya turut membantu mengevakuasi tubuh korban ke darat.

Ternyata teman-teman korban awalnya tidak mengetahui keberadaan korban yang sudah tenggelam di lokasi air terjun itu.

“Kami kan di luar. Cari kayu bakar. Ada orang yang teriak. Katanya ada orang di dalam air. Saya angkat dia (korban),” kata Husein Lubis, salah seorang siswa yang ditemui di sekitar rumah duka di Lingkungan III, Kelurahan Huta Tonga, Kecamatan Angkola Muara Tais, Jumat (13/9/2019).

Selanjutnya saat itu guru beserta siswa lainnya berupaya memberikan pertolongan pertama. Lantaran tidak membuahkan hasil, mereka kemudian melarikan tubuh Annisa yang sudah dingin dan kaku ke Puskesmas Pintu Padang untuk mendapatkan pertolongan. Namun naas. Nyawa Annisa tak tertolong lagi.

Setelah dinyatakan meninggal, jasad Annisa kemudian dibawa ke rumah duka di Kelurahan Huta Tonga, Kecamatan Angkola Muara Tais dibantu masyarakat dan aparat TNI-Polri.

Annisa merupakan anak keempat dari enam bersaudara pasangan Maju Matondang dan Mondang. Korban dimakamkan Jumat. Sementara seluruh murid SMPN 2 Muara Tais turut serta di rumah duka, juga Kepala Sekolah Mahyudin Syarif dan Walikelas Emmi Kholijah. (san)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close