Berita

Pak Polisi Dipukul Teman Sendiri

SIANTAR, FaseBerita.ID – Petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Raya, Bripka Joel Gultom harus menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Vita Insani Pematangsiantar.

Kepalanya bocor setelah dipukul temannya, Warsito warga Jalan Serdang Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat, tak jauh dari rumahnya, kemarin.

Melihat kondisi suaminya, istri Bripka Joel Gultom tak terima. Ia segera melaporkan kejadian itu ke Polres Pematangsiantar dan berharap Warsito ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Terpisah, Kapolsek Raya AKP Ricson Sinaga via telepon selulernya, Jumat (13/9/2019) sekira pukul 12.00 WIB menerangkan Bripka Joel Gultom bukan dikeroyok.

“Bukan dikeroyok, pelaku hanya satu (tunggal), dipukul Warsito menggunakan batu, Rabu (11/9/2019) sekira pukul 18.00 WIB,” ujarnya.

Masih kata Ricson, sebelum kejadian itu, pihaknya menerima Laporan Pengaduan atas nama Dwi Hando Sinaga di Polsek Raya. Ia mengaku dianiaya Wawa, 8 September lalu.

“Awalnya korban Dwi Hando melaporkan Wawa 8 September atas kasus penganiayaan ringan. Hando dipukul Wawa pakai gagang sapu. Setelah dilaporkan, si Wawa tidak lagi berada di Raya,” ucapnya.

Kata Ricson, Joel Gultom, Wawa, dan Warsito merupakan teman dekat. Ketika melihat Wawa berada di Siantar, Joel menyarankan agar Wawa menghadiri panggilan Polsek Raya untuk dimintai keterangan.

“Pas Joel di Siantar saat lepas dinas, dilihatnya si Wawa naik sepedamotor. Lalu dikejarnya. Tujuannya mau kasih saran agar temannya itu menghadiri panggilan Polsek Raya biar selesai masalahnya. Tapi Wawa kabur dan Joel kehilangan jejak,” terangnya.

Ketepatan Warsito berada di lokasi. Lalu Joel bertanya kepada Warsito, namun Warsito salah pengertian. Dianggapnya Joel hendak menangkap Wawa. Kepada Joel, Warsito mengaku tidak mengetahui keberadaan Wawa.

“Semua kalian campuri, semua mau kalian tangkapi,” tukas Warsito kepada Joel.

Namun Joel langsung berlalu. Entah mengapa, Warsito langsung memuku kepala Joel menggunakan batu.

Padahal, lanjutnya, pihaknya memanggil Wawa karena ingin masalahnya selesai.

“Maksud kita memanggil Wawa supaya masalah diselesaikan dulu antara kedua belah pihak. Ia mau dimintai keterangannya, tapi dia malah kucing-kucingan, nggak mau datang ke Polsek,” sebutnya.

Terkait pemukulan Joe oleh Warsito, Ricson mengaku pihaknya tidak mencampurinya karena kejadiannya di Pematangsiantar.

“LP-nya di Kota Siantar karena lokasi pemukulan di Siantar, tak bisa kita campuri. Tapi kita membantu. Kita cari informasi di mana keberadaan Warsito. Kalau tau, kita kabari ke Polres Siantar,” tandas perwira balok tiga emas di pundaknya itu.

Terpisah, Humas Polres Pematangsiantar Aipda Napena Karokaro mengatakan kasus penganiaayaan itu sedang ditangani.

“Sedang dalam pengejaran polisi terduga pelaku pemukulan polisi itu. Untuk saat ini pihak Jatanras Polres Pematangsiantar saling berkoordinasi dengan Polres Simalungun,” terangnya. (mag-05/mag-03)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close