Berita

Pergi ke Pesta Lupa Matikan Kompor, 2 Rumah Terbakar

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Lupa mematikan api kompor saat pergi ke pesta, dua unit rumah terbakar di Kampung Jawa, Komplek Sanggar Kegiatan Bersama (SKB), Kelurahan Pematang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Kamis (12/9/2019) sekira pukul 13.30 WIB.

Hanya dalam hitungan 30 menit, rumah dinas SKB yang kosong dan rumah milik Lastri (45) penjual penganan sarapan pagi rata dengan tanah. Meski tiga unit mobil pemadam kebakaran telah datang namun api tetap melalap rumah yang terbuat dari papan itu. Seluruh isi rumah terbakar, termasuk uang tunai Rp5 juta.

Warga sekitar turut membantu memadamkan api, namun tak ada satu pun barang yang bisa diselamatkan. Ketepatan, Lastri selaku pemilik rumah sedang pergi menghadiri pesta di Sondi Raya, sekitar satu kilometer dari kediamannya. Begitu mengetahui rumahnya terbakar, Lastri langsung pingsan.

Camat Raya Agustina Purba didampingi Lurah Pematang Raya Jon Sarwedi Purba di lokasi kejadian mengatakan rumah yang terbakar itu di antaranya satu rumah dinas SKB yang sudah lama kosong.

“Satu rumah milik Lastri, dan satu lagi rumah dinas SKB yang kosong. Kerugian berkisar ratusan juta rupiah. Kejadian ini akan kita laporkan ke Dinas Sosial agar korban mendapat bantuan. Sementara kita akan beri bantuan pribadi bersama Kepling,” ujarnya.

Sementara, Lastri setelah siuman mengaku sebelum ke pesta ia lupa mematikan api kompor di dapur.

“Sebelum kejadian aku merebus labu, dan aku golek-golek di kamar. Lalu ada kawan buru-buru mengajak ke pesta. Aku pun ganti baju dan pergi bersama kawan ke pesta tulang marga Saragih Garingging di Sondi. Aku lupa matikan kompor tadi,” katanya sambil menangis tersedu-sedu.

Lastri menerangkan, di rumah tersebut hanya dia sendiri. Sementara suaminya, Meyen beserta dua anaknya berada di Ponorogo.

“Suamiku lagi di Ponorogo mengurus sekolah dua anakku di san. Sudah dua bulan aku sendirian di rumah ini. Aku taunya dikabari keluarga yang datang ke pesta. Ditanyanya masak apa tadi, aku langsung lemas melihat asap mengepul dari rumahku. Sampai di sini, api sudah besar,” sebutnya.

Tak sanggup melihat kejadian itu, Lastri langsung pingsan dan terjatuh ke tanah. Warga yang melihat, langsung membawanya ke rumah tetangga.

Saat ditanyai lebih lanjut, Lastri mengatakan semua isi rumahnya terbakar, yakni tabung gas 13 unit, lemari es, televisi, antena parabola, dan uang tunai Rp5 Juta.

“Ada juga uangku Rp5 juta ikut terbakar. Semua terbakar, yang tinggal hanya baju dan celana yang kupakai sekarang. Aku terpaksa menumpang tidur di kantin SMP Negeri 1 Raya bersama orangtua. Orangtua tinggal di sana,” tandasnya.

Kapolsek Raya AKP Ricson Sinaga mengatakan setelah mengetahui kejadian pihaknya langsung turun ke lokasi dan membantu warga memadamkan api.

“Setelah ada kabar ada kebakaran, kita langsung turun bersama anggota dan kita juga ikut membantu warga memadamkan api. Mobil pemadam kebakaran datang menyemprotkan tiga tangki truk air. Tidak ada korban jiwa, tetapi dua rumah rata dengan tanah, kerugian dan penyebabnya masih kita lidik,” sebutnya. (mag-05)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close