Berita

Reza Andika, Umur 23 Tahun Jadi Anggota DPRD Asahan

FaseBerita.ID – Cibiran usia yang masih belia untuk seorang menjadi politisi tak membuat Reza gentar lalu patah semangat. Kekagumannya pada sosok Prabowo Subianto membawa dirinya ikut berpartai. Pria kelahiran Aek Kanopan 19 Agustus 1996 ini melenggang jadi wakil rakyat di DPRD Asahan bermodal dukungan 3.136 suara di dapilnya.

M Reza Andika merupakan anak ke dua dari tiga bersaudara, yang tinggal di Dusun II Ledong Timur Kecamatan Aek Ledong Kabupaten Asahan. Anak dari pasangan suami istri, Ir Syamsul Bachri Purba  dan  Nisdawaty Simatupang merupakan datang dari keluarga yang biasa biasa saja.

“Saya cuma anak petani kampung bang. Dari sekolah memang suka organisasi dan mengikuti perkembangan politik,” kata pria yang meraih gelar sarjana pertanian dari UISU ini mengawali bincang bincangnya bersama Metro Asahan, Senin (9/9/2019) di ruang fraksi Gerindra.

Tanggal 9 September 2019 merupakan tonggak bersejarah untuk Reza. Tak hanya berhasil duduk menjadi wakil rakyat di DPRD Asahan periode 2019- 2024, dia juga mencatat sejarah sebagai anggota dewan termuda sepanjang perioderisasi di legislatif Asahan.

“Alhamdulillah, masyarakat dari dapil empat meliputi Kecamatan Aek Ledong, Aek Kuasan, Rahuning, Bandar Pulo, Pulo Rakyat, dan Aek Songsongan memilih saya. Kesempatan lima tahun ini tak akan saya sia-siakan untuk menyuarakan aspirasi rakyat seperti saya ketika jadi mahasiswa dulu,” ucapnya.

Reza kemudian mengkisahkan perjalanan panjangnya selama hampir satu tahun bergerak door to door memperkenalkan diri ke masyarakat. Sebagai anak muda yang masih memiliki modal semangat kuat tetap berjalan meski banyak cibiran menganggap sebagai politisi belia.

“Saya anggap berpolitik ini tak baru bagi saya. Karena waktu kuliah dulu kegiatan ini juga saya lakukan saat aktif di berbagai organisasi kampus,” ucapnya.

Termasuk waktu memutuskan ikut dalam kontestasi politik yang dihelat pada tanggal 21 April 2019 lalu, sebelum masuk ke Partai Gerinda, ia sempat ditawari partai partai lain namun tetap kuat melabuhkan pilihan hati ke partai berlambang burung garuda itu karena kekagumannya pada sosok Prabowo Subianto.

“Waktu itu dapat nomor urut delapan di partai. Posisi paling bawah. Tapi tak apa banyak keluarga yang dukung perjuangan saya dan itu jadi modal semangat saya sampai hari ini,” ucapnya.

Saat ini, Reza mengaku sudah menghimpun semua aspirasi masyarakat di dapilnya yang akan diperjuangkannya. Terlebih kampungnya itu merupakan wilayah ujung Asahan yang berbatasan dengan Labuhan Batu Utara, berbagai kesenjangan pemerataan infrastruktur, ekonomi, kesehatan dan pendidikan terjadi. Ini menjadi tugas dan tantangan awal yang bakal dia hadapi.

Kepada generasi muda, ia berpesan agar tidak anti kepada politik. Menurutnya, politik adalah cara untuk memperjuangkan kepentingan orang banyak, dan partai politik adalah alatnya.

“Politik adalah masa depan bangsa kita, jangan sampai antipati dengan politik,” pesannya. (per/rah)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close