Berita

Bakar Hutan Bisa Dipidana dan Denda Rp10 Miliar

MADINA, FaseBerita.ID – Polres Mandailing Natal (Madina) menyebarkan imbauan kepada masyarakat di pedesaan agar tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan.

Imbauan tersebut tertulis dalam surat Kapolres Madina bernomor MAK/03/VIII/ops.2.1./2019 tentang larangan membakar hutan dan lahan.

Dalam surat tersebut, Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji SIk mengatakan, dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta guna mewujudkan rasa aman dan kenyamanan kehidupan bermasyarakat di wilayah Kabupaten Madina. Perlu diberitahukan dan diimbau kepada masyarakat.

Pertama, kepada semua lapisan masyarakat dan pelaku usaha di bidang kehutanan, perkebunan, maupun pertanian dilarang melakukan land clearing dan membuka lahan dengan cara membakar.

Kedua, apabila menemukan ada titik api di lokasi lahan milik pribadi atau lahan milik orang lain agar segera melaporkan kepada pemerintah setempat, instansi terkait, Polri maupun TNI untuk dilakukan pemadaman secara bersama-sama.

Ketiga, diberitahukan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Madina untuk tidak melalukan pembakaran hutan, lahan dan kebun. Pelaku pembakaran diancam hukuman penjara 10 tahun dan denda sebesar Rp10 miliar.

Hal tersebut berdasarkan undang-undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan. kemudian undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, serta undang-undang nomor 39 tahun 2014 tentang perkebunan.

“Maklumat ini supaya jadi perhatian dan dilaksanakan bersama. Imbauan dan maklumat Kapolres telah kami edarkan ke pelosok desa, harapannya masyarakat dapat memahami bahwa pembakaran hutan dan lahan itu ada sanksi pidananya juga dikenakan denda,” kata Kapolres Madina melalui Kapolsek Panyabungan AKP Andi Gustawi Lubis, usai melalukan sosialisasi maklumat tersebut kepada masyarakat. (wan)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close