Berita

Manfaatkan Pipa Bekas, Siswa SD di Asahan Bertanam Sayur di Sekolah

ASAHAN, FaseBerita.ID – Para murid SD Negeri 010097 Kelurahan Selawan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, diajak untuk peduli lingkungan dan kreatif dengan memanfaatkan barang bekas di sekitar sekolah dan menjadikannya media tanam.

Memanfaatkan pipa-pipa selokan yang bekas sebagai media tanam, para siswa diajak menanam bibit-bibit sayuran dengan bimbingan guru mereka. Plt Kepala SDN 010097 Nuraini SPd menyampaikan bahwa kegiatan menanam sayuran di sekolah merupakan kegiatan yang baru dilakukan di sekolah ini.

“Supaya anak-anak juga bisa mengenal jenis dan fungsi sayur-sayuran untuk kesehatan,” ujarnya, Kamis (15/8/2019).

Selanjutnya, Nuraini menambahkan sesuai tuntutan kurikulum 2013 bahwa siswa harus bisa mengaplikasikan seluruh materi yang didapat di dalam kelas untuk dapat selanjutnya dipraktekan secara langsung di sekolah atau dilingkungan.

Siswa-siswa yang sudah belajar menanam sayur-sayuran di sekolah dapat mempraktekan di pekarangan rumah mereka dengan menggunakan media tanam yang bisa diperbaharui di sekitar lingkungannya seperti plastic botol bekas dan kaleng minuman bekas untuk media tanamnya.

“Sekolah yang memiliki jumlah siswa 319 dengan ruang belajar sebanyak 8 kelas ini baru  menanam bibit sayuran seperti bayam merah, bunga kol dan kangkung. Untuk sementara waktu ini dan kalau tanaman-tanaman ini berhasil maka akan dilanjutkan dengan sayuran-sayuran seperti ketumbar, cabe rawit dan kacang kedelai,” tambahnya.

Lebih lanjut Atmira Halim Siregar SPd sebagai guru pembimbing siswa untuk bercocok tanam sayur-sayuran menyatakan bahwa minat siswa untuk menanam sayur-sayuran sangat antusias.

“Untuk sementara ini siswa yang diajarkan untuk menanam sayur adalah siswa kelas V dan VI saja,” katanya.

Untuk menanam sayuran-sayuran ini dibutuhkan peralatan seperti Pipa atau botol plastik bekas, pisau dan tanah.

Pipa atau botol plastik dibolongi dengan ukuran jari-jari 9 cm dengan pisau dan selanjutnya diisi dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk organik. Sebelum di semai bibitnya tanah dibiarkan dulu selama 3 hari. (ck05/rah)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close Ads