Berita

Kunjungan Tim Verifikasi Padangsidimpuan Menuju Kota Sehat

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Kota Padangsidimpuan terus berbenah. Setelah sukses dalam mewujudkan Kota Layak Anak dengan Predikat Pratama.

Kali ini, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan telah menerima persyaratan dokumen untuk mewujudkan Padangsidimpuan sebagai Kota Sehat.

Atas dasar itu, Tim Verifikasi Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan Subdit Penyehatan Udara Tanah dan Kawasan Ze Eza Yulia Pearlovie serta Kemenko PMK Ratna Kusuma Dewi yang didampingi Dinas Kesehatan Provinsi Sumut turun langsung ke Padangsidimpuan melakukan peninjauan lapangan dan bedah dokumen.

Kedatangan Tim ini disambut langsung oleh Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution dan Ketua TP PKK Ny Derliana Irsan Efendi, Wakil Walikota Psp H Arwin Siregar MM dan Wakil Ketua TP PKK Ny Ir Hj Linda Lovinasari Arwin serta Plt Sekda H Letnan Dalimunte bersama Ny Sekda dengan cara mengulosi secara adat saat pelaksanaan Peringatan Hari Anak di di Alaman Bolak Nadimpu Padangsidimpuan.

“Kabupaten/Kota Sehat (KKS), Program ini mencoba mengakomodasi dan mengkoordinasikan berbagai program di tingkat Kabupaten dan Kota dengan peran aktif masyarakat. Salah satu dasarnya Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor: 34 Tahun 2005 Nomor : 1138/Menkes/PB/VIII/2005 tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota sehat,” kata Tim Verifikasi Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan Subdit Penyehatan Udara Tanah dan Kawasan Ze Eza Yulia Pearlovie, saat memberikan sambutan.

Dijelaskan Eza, kabupaten/kota sehat merupakan suatu kondisi dari suatu wilayah yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduknya dengan mengoptimalkan potensi ekonomi masyarakat yang saling mendukung. Penyelenggaraan kabupaten/kota sehat ini dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, didukung pemda difasilitasi sektor terkait.

“Pemda memfasilitasi kegiatan, termasuk pengendalian SDM yang diperlukan. Proses pemberian penghargaan kabupaten/kota sehat diikuti 202 kabupaten/kota. Verifikasi ini dilaksanakan sekali 2 tahun, bukan untuk memilih siapa yang menjadi juara, namun verifikasi atas kinerja pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan program pembangunan (kesehatan, red),” jelasnya.

Dia juga menekankan bahwa pelaksanaan kabupaten/kota sehat ini sasarannya untuk pembangunan, bukan penghargaan.

“Penghargaan bukan tujuan akhir. Namun adanya hubungan kemitraan antara masyarakat dan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan (kesehatan),” tuturnya.

Sementara itu Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Tim Verifikasi yang telah hadir di Padangsidimpuan untuk melakukan peninjauan lapangan dan bedah dokumen.

“Ini salah satu wujud komitmen kita dalam membangun Kota Padangsidimpuan. Berkarakter warganya, Bersih Lingkungannya, Aman Tempatnya, dan Sejahtera seluruhnya. Dan kita sangat berharap dukungan ide dan gagasan dari semua pihak untuk mewujudkan itu semua. Selamat datang Bapak/Ibu Tim Verifikasi di Padangsidimpuan,” terangnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Ita Arbaiyah SKM MKes menyebutkan, proses atau tahapan yang dilalui Tim Verifikasi di Padangsidimpuan melakukan peninjauan lapangan dan bedah dokumen yang berhubungan dengan tatanannya.

Tatanannya ada dua. Pertama permukiman, sarana dan prasarana umum, Kedua, kehidupan masyarakat sehat mandiri.

“Peninjauan Lapangannya berlangsung di Desa Aek Bayur. Setelah itu bedah dokumen yang dilakukan Tim Verifikasi dengan instansi terkait, seperti Bappeda, Disperindag, PDAM Tirta Ayumi, Perkim, PMD, Lingkungan Hidup, Ketapang, Perhubungan dan lainnya. Tentu kita berharap hasil verifikasi ini maksimal (mendapatkan hasil yang baik, red),” pungkasnya. (bsl)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker