Berita

OPD ‘Tantang’ Walikota Tanjungbalai… BNN: Hanya DPPKB Siap Tes Urine

TANJUNGBALAI, FaseBerita.ID – Kepala Kantor BNNK Tanjungbalai AKBP Edi Mashuri Nasution menyesalkan sikap OPD Tanjungbalai yang tidak mengindahkan Surat Edaran Walikota Tanjungbalai nomor 050 / 6416 tertanggal 4 Maret 2019 terkait pelaksanaan test urine kepada ASN.

“Sangat disesalkan, walaupun surat edaran tersebut telah terbit sejak 5 bulan lebih, namun hanya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang pertama dalam lingkup ASN Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melaksanakan test urine. Sementara dinas lain belum lagi melaksanakan dan mematuhi surat edaran walikota ini,” jelas AKBP Edi Mashuri melalui telepon usai pelaksanaan tes urine ASN Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Tanjungbalai, Rabu (14/8/2019).

Lanjutnya, Surat Edaran Walikota dan test urine ini merupakan upaya Pemerintah Kota Tanjungbalai sebagai bentuk dukungan pelaksanaan program P4GN serta pelaksanaan inpres nomor 06 tahun 2018 pada instansi pemerintah.

“Sepertinya para kepala-kepala dinas lain yang ada di Pemko Tanjungbalai ini belum respon dengan penyalahgunaan narkoba di lingkungan ASN. Semestinya para kepala dinas ini secepatnya melaksanakan test urine dikarenakan belakangan ini sudah beberapa orang ASN yang telah diringkus oleh petugas karena terlibat dengan penyalahgunaan narkoba baik sebagai pemakai maupun pengedar,” jelasnya.

Kepala BNNK Tanjungbalai ini menambahkan dengan terlaksananya kegiatan tersebut, diharapkan dapat mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Pelaksanaan kegiatan test urine kali ini dapat menjadi bentuk komitmen Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungbalai dalam dukungan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba dan Pelaksanaan Inpres Nomor 06 Tahun 2018 tentang P4GN.

Kegiatan test urine di DPPKB dipimpin oleh Hamzah selaku Kasi P2M BNNK Tanjungbalai dan diikuti sebanyak 18 peserta yang terdiri dari para kepala dinas, para pejabat serta ASN Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungbalai.

Seyogyanya jumlah peserta ada 18 orang, namun yang ikut hadir hanya 15 orang dikarenakan 1 orang peserta sedang melaksanakan perjalanan dinas dan sekembalinya dari dinas peserta tersebut nantinya akan melaksanakan kegiatan test urine secara terpisah di Kantor BNNK Tanjungbalai.

Sementara 2 orang peserta tidak mengikuti kegiatan tersebut dikarenakan telah melaksanakan kegiatan test urine pada saat menjadi penggiat anti narkoba pada instansi pemerintah yang dilaksanakan BNNK Tanjungbalai.

“Dari 15 peserta yang telah mengikuti kegiatan test urine tersebut hasilnya adalah 15 peserta tersebut dinyatakan negatif (-) atau dengan kata lain semuanya tidak ada yang terindikasi mengkonsumsi narkoba,” terang Hamzah. (ck04/rah)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close Ads