Berita

KPU Usulkan Rp68 Miliar untuk Pilkada Simalungun

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Simalungun mengajukan anggaran sebesar Rp68 miliar untuk biaya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020. Anggaran tersebut pun sudah diajukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun.

Ketua KPU Simalungun Raja Ahab Damanik, saat diwawancarai usai rapat pleno terbuka tentang penetapan perolehan kursi partai politik di Pemilu 2019, di Sing A Song, Rabu (14/8) mengatakan, untuk Pilkada 2020 pihaknya sudah beberapa kali menggelar rapat dengan Pemkab Simalungun. Juga dengan DPRD guna membahas anggaran Pilkada.

“Memang belum ada kesepakatan jumlah anggaran yang ditampung. Tapi KPU Simalungun sudah mengusulkan besarnya anggaran itu, yakni Rp68 miliar. Saat kita berbicara dengan anggota DPRD, yang ditampung di P-APBD Simalungun 2019 disepakati Rp1,5 miliar. Itu untuk persiapan (Pilkada),” terangnya.

Terkait penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), menurut Raja Ahab, hal itu tergantung pada pemerintah. Tetapi KPU memiliki batasan waktu hingga 1 Oktober 2019.

“Karena memang  untuk tahapan Pilkada kita sudah harus mulai di bulan September 2019. Memang tidak ditentukan tanggalnya, karena di situ kita harus sudah mulai jalan,” tukasnya.

Disinggung tentang kemungkinan munculnya kendala dalam persiapan dan pelaksanaan Pilkada, Raja Ahab tidak memungkiri.

“Tentu ada perbedaan persepsi dan kendala. Hanya saja kita fokus pada regulasi yang ada,” ujarnya.

Diakui Raja Ahab, saat ini sudah mulai muncul pertanyaan tentang syarat-syarat menjadi calon bupati, terutama dari jalur independen atau perseorangan.

“Kita belum bisa memberikan syarat tersebut. Sebab kita masih menunggu Peraturan KPU yang mengatur teknis pencalonan kepala daerah. Namun, yang berlaku sampai saat ini, jika statusnya masih Aparatur Sipil Negara atau ASN, dan ingin mencalonkan diri, maka harus mengundurkan diri. Hal yang sama juga berlaku bagi anggota dewan,” jelasnya. (mag-04)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close Ads