Berita

Ibu-ibu Demo Tolak Lokasi TPA, Di Balakka Sipunggur

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Ratusan kaum ibu dari Desa Batang Bahal dan Siloting, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Psp kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD sekaligus Kantor Setda Kota Padangsidimpuan, Senin (12/8/2019) siang hingga jelang magrib.

Kali ini mereka dimotori Kadus II Batang Bahal Sutrisno, Kadus III Silotong Julianto dan dikoordinir Anyar Asmara dan Suroto sebagai BPD dan Hendri Alfryanto.

Tuntutannya sama seperti seperti sebelum-sebelumnya, menolak adanya Pembangunan TPA yang berada di Desa Batang Bahal dan Desa Siloting (Balakka Sipunggur). Apabila tuntuan ini tidak ditanggapi, masyarakat sempat mengancam menginap di Kantor DPRD Kota Psp.

“Ibu Ketua Tim Penggerak PKK tolong sampaikan kepada Walikota tentang Penolakan TPA Batang Bahal. Jangan sampai anak-anak menjadi korban,” kata mereka disambut teriakan kaum ibu lainnya yang semuanya mengenakan jilbab berwarna merah.

Masyarakat menolak TPA karena tidak ingin mewariskan TPA pada generasi mereka. Mereka meminta Pemko Padangsidimpuan mesti membatalkan TPA di Balakka Sipunggur.

Sebab masyarakat meyakini sisa sampah itu akan menjadi air lindi dan menyerap ke dalam tanah dan nantinya tinggal itu yang tersisa sebagai sumber air bagi masyarakat.

Ketua DPRD Kota Psp Taty Aryani Tambunan kembali memberi tanggapan. Katanya, itu semua akan dilaksanakan uji kelayakan, apakah layak atau tidak TPA di Batang Bahal.

“Untuk uji kelayakan sampai saat ini DPRD belum menerima surat uji kelayakan dari pemerintah Kota Padangsidimpuan. Kami segera menyurati Walikota tentang pembangunan TPA. Kalau pembangunan TPA tersebut tidak layak kami garis paling depan untuk menolak pembangunan TPA yang berada di Batang Bahal,” katanya.

Ketua BPD Batang Bahal Jamaluddin menyampaikan, masyarakat memohon agar menghadirkan pihak Eksekutif yang berkompeten dalam hal pembangunan TPA.

Apalagi pada saat RPD kemarin, pihak Lingkungan Hidup tidak dapat menjelaskan kepada masyarakat dikarenakan tidak ada keterbukaan.

Permasalahan TPA yang direncanakan akan dibangun di Balakka Sipunggur hingga saat ini belum mendapat titik terang dari Pemko Padangsidimpuan. Pada saat aksi berlangsung, massa yang didominasi kaum ibu ini juga sempat membakar ban dan menggotong replika keranda, sebagai bagian simbol duka bagi warga Batang Bahal dan Siloting. (san)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker