Berita

4 Rumah Terbakar, 4 Warga Luka-luka: Ibu Selamatkan Anak dari Kobaran Api

SIANTAR, FaseBerita.ID – Musibah kebakaran terjadi lagi di Pematangsiantar. Kali ini kebakaran tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tapi juga menyebabkan empat korban mengalami luka-luka, satu di antaranya balita.

Sedikitnya ada empat rumah terbakar di Jalan Kiyai, Kelurahan Bantan, Senin (5/8/2019) siang sekira pukul 12.30 WIB.

Informasi dihimpun, api diduga berasal dari rumah Pak Tumin yang memiliki dagangan minyak tanah di ruamhnya. Asap yang mengepul dan api besar dari rumah Pak Tumin mengundang perhatian warga. Seketika masyarakat berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Namun angin kencang membuat api sulit dipadamkan hingga kemudian mengenai rumah lainnya. Setidaknya ada empat rumah terbakar dalam kejadian itu.

Para warga berusaha memadamkan api.

Sementara itu, mobil pemadam kebakaran dari Pemko Siantar dibantu PT STTC turun ke lokasi. Namun karena kondisi rumah yang terbuat dari kayu membuat api semakin cepat membesar.

Sekitar satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan. Namun api sempat membakar empat rumah warga.
PT STTC menurunkan dua unit Pemadam kebakaran dan 20 orang personel.

“Kita turunkan dua unit Pemadam kebakaran, dan 20 personel anggota damkar,” kata Wagito, Koorditaor Damkar PT STTC.

Warga juga mengucapkan terimakasih kepada pemadam kebakaran Pemko Siantar dan PT STTC.

“Kulihat tadi api sudah sangat berkobar. Kami bingung semua. Untung cepat tadi damkar datang, api cepat dipadamkan,” kata ibu Sugeng yang rumahnya sangat berdekatan dengan lokasi kebakaran.

“Tadi ada juga orang STTC yang cepat menghubungi kebakaran, langsung cepat mobilnya datang,” tambah wanita itu.

Keluarga Pak Tumin
Alami Luka Bakar

Dalam kejadian itu, Pak Tumin menderita luka bakar termasuk istri dan anaknya yang masih berusia 3 tahun. Mereka selanjutnya dilarikan ke RS Vita Insani untuk mendapatkan perawatan.

M Nurdin (50) keluarga Pak Tumin menerangkan, api tersebut berasal dari rumah Pak Tumin yang diketahui menjual minyak tanah.

Api yang membakar salahsatu rumah warga.

“Saya tidak tahu bagaimana bisa api muncul. Setelah rumah Pak Tumin terbakar kemudian mengenai rumah Safrudyin, Santoso dan rumah Suwasisto,” katanya.

Sementara itu, istri Pak Tumin sempat histeris saat kejadian. Apalagi melihat anaknya Dapa (3) masih berada di dalam rumah. Dia kemudian bertekat menyelamatkan anaknya dari kobaran api.

Saat kejadian, anak-anaknya sedang bermain di dalam rumah. Namun tiba-tiba muncul asap tebal dan api sangat cepat membesar.

“Saya kurang tahu persis asal apinya. Yang pasti anakku yang sedang bermain di dalam rumah langsung saya selamatkan,” jelasnya saat diwawancarai di rumah sakit.

Para korban kebakaran ini belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut lantaran masih mendapat perawatan medis.

Pihak kepolisian yang berada di lokasi menyebutkan bahwa peristiwa kebakaran ini masih dalam penyelidikan dan belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. (mag03/des)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker