Berita

Usai Minum Tuak Aniaya Pejalan Kaki

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Aslan Rambe (44) tiba-tiba dipukul seorang pria di Jalan Elang. Padahal, sebelumnya tidak ada perselisihan yang pernah terjadi antara Aslan dengan pelaku yang diketahui berinisial ZT alias U (21).

Akibat penganiayaan tersebut, bibir Aslan mengalami pendarahan. Tidak terima dengan perlakuan pria yang merupakan warga Jalan Merpati tersebut, Aslan pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sibolga Selatan.

Setelah menerima laporan, personil Polsek Sibolga Selatan langsung melakukan pencarian terhadap pelaku. Namun, pelaku tidak ditemukan. “ZT langsung kita cari, tapi tida ditemukan,” kata Kapolres Sibolga didampingi Kapolsek Sibolga Selatan Iptu Prio melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Selasa (23/7/2019).

ZT sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) Polsek Sibolga Selatan. Lima bulan kemudian, tepatnya Minggu (14/7) lalu sekira pukul 10.30 WIB, polisi memperoleh informasi tentang keberadaan pelaku. “Kita dapat informasi, pelaku sedang berada di pelabuhan penyeberangan di Jalan KH Ahmad Dahlan,” ungkapnya.

Melihat kedatangan petugas, pelaku sempat mencoba melarikan diri. Beruntung, petugas cekatan dan berhasil mengamankan ZT. “Sempat dia tidak mau ikut dengan petugas dan mencoba melarikan diri. Akhirnya, diambil tindakan untuk menangkap ZT dan membawanya ke Polsek Sibolga Selatan,” terang Sormin.

Dari hasil pemeriksaan, ZT pun mengakui perbuatannya yang telah menganiaya Aslan yang merupakan warga Jalan Elang. Tak hanya itu, ZT juga mengakui kalau antara dirinya dengan Aslan tidak ada persoalan. “Tidak ada terjadi perselisihan sebelumnya di antara mereka. Penganiayaan dilakukan dengan cara meninju menggunakan tangan kanan sebanyak satu kali,” ungkapnya.

Diterangkan ZT, sebelum kejadian, dia dan beberapa temannya asyik meminum tuak masak atau tuak suling di sebuah acara hiburan malam di Jalan Merpati. Usai dari acara hiburan malam, mereka kemudian berpindah tempat ke sebuah warnet. Di sana, mereka berencana ingin menambahi minuman.

“Temannya menyuruh ZT untuk membeli tuak masak di Jalan Horas. Di perjalanan, kreta yang mereka bawa kehabisan minyak. Tersangka kemudian mendorong kreta tersebut sampai ke rumah temannya,” kata Sormin.

Melihat ZT yang telah dijadikan tersangka tersebut, temannya langsung mengadu, kalau dirinya tidak senang melihat Aslan. Dengan wajah emosi, tersangka lalu diajak temannya tersebut untuk mencari Aslan. “Temannya tersebut mengajak tersangka untuk menemui Aslan ke sebuah warnet di Jalan Elang. Mereka sempat mencari Aslan, namun tidak ketemu,” pungkasnya.

Saat keluar dari warnet, mereka melihat Aslan sedang berjalan kaki. Tersangka yang sudah dikuasai minuman pun langsung emosi dan mendekati Aslan. Langsung saja, tersangka melayangkan pukulan ke mulut Aslan. “Itu dia, kata temannya. Kemudian tersangka mengejar dan meninju muka Aslan. Untung tersangka ditarik oleh abang kandungnya dan membawanya pulang ke rumah,” tandasnya.

Tersangka kini ditahan di RTP Polsek Sibolga Selatan. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 351 ayat 1, dengan ancaman hukuman 2 tahun 6 bulan. (ts)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close